Ibu Kota Negara
Paparkan Peran ASN dan Warga, Bupati Kukar Sebut Keduanya Penting dalam Pembangunan Menuju IKN
Bupati Kukar Edi Damansyah memaparkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga sama dalam pembangunan daerah menuju ke Ibu Kota Negara (IKN)
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Bupati Kukar Edi Damansyah memaparkan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan warga sama dalam pembangunan daerah menuju ke Ibu Kota Negara (IKN).
Dia menjelaskan beberapa hal, seperti pengembangan sumber daya manusia (SDM) serta penetapan strategi pembangunan dengan visi masyarakat sejahtera. Utamanya pemenuhan hak dasar pendidikan, kesehatan, pangan dan pertumbuhan ekonomi.
Pertama-tama Pemkab Kukar sejatinya memang berfokus pada pengembangan SDM di Kukar, ASN kini dihadapkan pada dunia digital dan perpindahan IKN ke Kaltim.
Selanjutnya, perihal pembangunan daerah tentu dilakukan dengan basis potensi ekonomi lokal yang akan bersinegi dan berkolaborasi dengan para stakeholder.
Nantinya ini akan terintegrasi dengan pelayanan publik yang lebih baik, Edi Damansyah menekankan penyederhanaan birokrasi secara sistematis.
Baca juga: Bukan Dibangun Tahun Ini, BPJT Sebut Jalan Tol Menuju IKN di Penajam Paser Utara Masih Proses Studi
Baca juga: Sokong IKN, Pelabuhan Feri Kariangau Jadi Titik Tumbuh bagi Para Pelaku UMKM di Balikpapan
Baca juga: NEWS VIDEO Gurbernur Kaltim Kunker Ke IKN, Tinjau Balai Benih Udang di Pantai Jumlai Penajam
"Permasalahan dan potensi perkembangan SDM di Kukar dalam Indeks Pembangunan Manusia (IDM) berada pada peringkat ke lima dari 10 Kabupaten atau Kota di Kaltim," ungkapnya, Sabtu (23/10/2021) hari ini.
"Sementara, Indeks Profesionalitas ASN di Kukar hanya 40,25. Capaian terendah terdapat pada nilai Kompetensi yang hanya sebesar 8,09 dari angka maksimal 40," sambung Edi Damansyah.
Butuh strategi dan arah kebijakan pengembangan SDM di Kukar, lanjut Edi Damansyah.
Tentu ini untuk masyarakat, salah satunya adalah program beasiswa Kukar Idaman yang mana ada 9.100 orang dan untuk non-formal juga terdapat Program-program pembekalan teknis pada masing-masing OPD.
Para ASN juga akan diikutkan pada program kepegawaian Daerah dan program pengembangan SDM pada BKPSDM serta OPD teknis termasuk beasiswa untuk 1.000 guru.
Baca juga: Diskusi dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Rektor Uniba Tawarkan Konsep Blue City di IKN
"Sasaran pengembangan bertujuan guna meningkatkan profesionalisme ASN dan meningkatkan kinerja penyelenggaraan program pembangunan daerah dengan indikator Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah," terangnya.
Terakhir Edi Damansyah menyampaikan bahwa peran ASN dan masyarakat sangat penting untuk mencapai keberhasilannya dalam merealisasikan program-program yang masuk dalam RPJMD. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bupati-paparkan-peran-warga-dan-asn.jpg)