Senin, 8 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Walikota Andi Harun Blusukan ke Pasar Rakyat Harapan Baru Samarinda, Berjanji Lengkapi Utilitas

Walikota Andi Harun, blusukan ke Pasar Rakyat Harapan Baru, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda

Tayang:
Editor: Budi Susilo
HO/Perumdam Tirta Kencana
Walikota Samarinda, Andi Harun meninjau kondisi Pasar Rakyat Harapan Baru, jalan Cipto Mangunkusumo, kelurahan Harapan Baru, Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Rabu (27/10/2021) pagi. 

Posisi Pasar Rakyat Harapan Baru Samarinda berada di depan dermaga Harapan Baru dengan jalan akses masuk sekitar 500 meter dari jalan raya tepat di belakang rusunawa Harapan Baru.

Baca juga: Gerindra Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Walikota Andi Harun Ingatkan Warga Tetap Waspada

Pasar itu memiliki kapasitas 200 lapak, yang rencananya akan ditempati oleh pedagang Pasar Harapan Baru lama di Jalan Kurnia Makmur, Kota Samarinda

Kepala Dinas Perdagangan kota Samarinda, Marnabas mengemukakan bahwa sudah ada 158 pedagang yang mendaftar untuk menempati lapak pasar tersebut.

Pihaknya juga akan berusaha mengakomodasi pedagang pasar tumpah di jalan bung Tomo kelurahan Sungai Keledang untuk juga berlokasi di pasar tersebut.

Namun dengan kapasitas lapak yang hanya sekitar 200 lapak, Marnabas menjelaskan akan mengamati kemungkinan tersebut lebih lanjut.

Baca juga: Walikota Andi Harun Sebut Perampingan OPD di Pemkot Samarinda Berdampak pada Efisiensi Anggaran

"Kalau lapaknya kurang kebijakan walikota tadi kita buatkan kios-kios di sepanjang jalan masuk ke dalam, untuk menjadi magnet bagi pembeli, sekitar 70 atau 60 (lapak) sudah bisa tertampung," sebut Marnabas.

Pembuatan perencanaan penambahan utilitas tersebut Marnabas dapat menyanggupinya dalam dua minggu ini seperti yang diperintahkan oleh walikota.

Diperkirakan pembuatan utilitas itu dilaksanakan pada tahun 2022, karena menurut Marnabas sebagian pedagang sudah meminta untuk segera menempati pasar Rakyat Harapan Baru tersebut.

"Untuk anggarannya estimasi Rp 1 miliar cukup itu, kita masih perkirakan, untuk beroperasinya sebenarnya tahun depan belum bisa, kecuali ada kebijakan dari walikota bahwa bisa beroperasi sambil (pembangunan utilitas) berjalan," tutup Marnabas. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved