Berita Samarinda Terkini
Walikota Andi Harun Blusukan ke Pasar Rakyat Harapan Baru Samarinda, Berjanji Lengkapi Utilitas
Walikota Andi Harun, blusukan ke Pasar Rakyat Harapan Baru, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Andi Harun, blusukan ke Pasar Rakyat Harapan Baru, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (27/10/2021) pagi.
Walikota Andi Harun datang di pasar yang baru dibangun itu bersama beberapa jajaran dari dinas perdagangan.
Juga tidak ketinggalan para direksi Perumdam Tirta Kencana untuk meninjau kelengkapan utilitas pasar yang diperlukan.
Walikota Andi Harun mengamati kondisi sekitar bangunan pasar bercat biru tersebut.
Baca juga: Walikota Andi Harun Lihat PTM di SMPN 1 Samarinda, Sampaikan Pesan Presiden Jokowi
Baca juga: Cara Atasi Banjir di Samarinda, Walikota Andi Harun Pantau Pengerjaan Drainase Jl S Parman
Baca juga: Walikota Andi Harun ke 4 Titik Pengerjaan Drainase, Cara Mengendalikan Banjir di Samarinda
Dan menerima beberapa masukan dari pihak terkait mengenai kondisi utilitas pasar yang belum tersedia seperti fasilitas air, dan lahan parkir.
Untuk itu, Walikota Samarinda tersebut menginstruksikan dinas perdagangan untuk membuat perencanaan pembangunan utilitas tambahan itu dalam waktu dua minggu ke depan.
Keberadaan Pasar Rakyat Harapan Baru Samarinda yang dibangun sejak tahun 2018 tersebut direncanakan akan diisi oleh pedagang yang saat ini berjualan di Pasar Harapan Baru di Jalan Kurnia Makmur.
Serta pedagang pasar tumpah di jalan Bung Tomo, kelurahan Sungai Keledang.
Baca juga: Lantik Pejabat Baru, Walikota Samarinda Andi Harun Minta Evaluasi Staf dan Tertibkan Administrasi
"Saya datang kemari untuk melihat situasi pasar, mengecek juga ketersediaan utilitas lain," ujarnya.
Selain pasarnya, ternyata air belum ada, kita butuh IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah).
"Drainase dan jalan juga perlu dilebarkan," kata walikota Andi Harun saat ditemui usai melakukan kunjungan.
Diperlukannya IPAL sebut Andi Harun karena dilaporkan oleh pihak RT sejak dibangunnya pasar tersebut aliran air melimpah ke pemukiman warga di sekitar pasar.
Baca juga: Wakil Ketua DPD RI Mahyudin Temui Walikota Andi Harun, Kawal Penanganan Banjir Samarinda
Sementara itu pelebaran jalan dan lahan parkir ditujukan agar tidak ada lagi kegiatan yang berada di luar pasar.
"Kita punya lahan cukup luas, kemungkinan ada penambahan beberapa kios agar kios-kios di luar bisa masuk ke dalam," lanjutnya.
Penempatan pedagang di pasar tersebut sendiri masih akan dipertimbangkan, apakah dapat dipindahkan sebelum utilitas dibangun, atau harus menunggu kelengkapan utilitas tersebut selesai dikerjakan.
Posisi Pasar Rakyat Harapan Baru Samarinda berada di depan dermaga Harapan Baru dengan jalan akses masuk sekitar 500 meter dari jalan raya tepat di belakang rusunawa Harapan Baru.
Baca juga: Gerindra Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, Walikota Andi Harun Ingatkan Warga Tetap Waspada
Pasar itu memiliki kapasitas 200 lapak, yang rencananya akan ditempati oleh pedagang Pasar Harapan Baru lama di Jalan Kurnia Makmur, Kota Samarinda.
Kepala Dinas Perdagangan kota Samarinda, Marnabas mengemukakan bahwa sudah ada 158 pedagang yang mendaftar untuk menempati lapak pasar tersebut.
Pihaknya juga akan berusaha mengakomodasi pedagang pasar tumpah di jalan bung Tomo kelurahan Sungai Keledang untuk juga berlokasi di pasar tersebut.
Namun dengan kapasitas lapak yang hanya sekitar 200 lapak, Marnabas menjelaskan akan mengamati kemungkinan tersebut lebih lanjut.
Baca juga: Walikota Andi Harun Sebut Perampingan OPD di Pemkot Samarinda Berdampak pada Efisiensi Anggaran
"Kalau lapaknya kurang kebijakan walikota tadi kita buatkan kios-kios di sepanjang jalan masuk ke dalam, untuk menjadi magnet bagi pembeli, sekitar 70 atau 60 (lapak) sudah bisa tertampung," sebut Marnabas.
Pembuatan perencanaan penambahan utilitas tersebut Marnabas dapat menyanggupinya dalam dua minggu ini seperti yang diperintahkan oleh walikota.
Diperkirakan pembuatan utilitas itu dilaksanakan pada tahun 2022, karena menurut Marnabas sebagian pedagang sudah meminta untuk segera menempati pasar Rakyat Harapan Baru tersebut.
"Untuk anggarannya estimasi Rp 1 miliar cukup itu, kita masih perkirakan, untuk beroperasinya sebenarnya tahun depan belum bisa, kecuali ada kebijakan dari walikota bahwa bisa beroperasi sambil (pembangunan utilitas) berjalan," tutup Marnabas. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/blusukan-ke-pasar-rakyat-harapan-baru.jpg)