Breaking News:

Berita Kukar Terkini

DPRD Kukar Soroti Kebutuhan Dasar di Anggana yang Masih Minim, Minta Pemkab Beri Perhatian Lebih

Pemenuhan kebutuhan dasar yang dirasa belum merata di kawasan Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) jadi perhatian DPRD.

HO/DPRD Kukar
Ketua Fraksi Golkar, DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Herry Asdar. Ia mengungkapkan pembangunan di Kukar belum merata sepenuhnya, terlebih di Kecamatan Anggana. HO/DPRD Kukar 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Pemenuhan kebutuhan dasar yang dirasa belum merata di kawasan Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) jadi perhatian DPRD.

Ketua Fraksi Golkar, DPRD Kukar Herry Asdar mengungkapkan, pembangunan di Kukar belum merata sepenuhnya, terlebih di Kecamatan Anggana

Di sana ada desa yang ada di kawasan muara dan tengah laut yang belum merasakan kebutuhan dasar secara maksimal, seperti Desa Muara Pantuan, Desa Tani Baru dan Desa Sepatin.

Pembangunan sebagian besar masih dirasakan pada bagian darat saja.

"Terkait kebutuhan air bersih, listrik dan BBM, apalagi tiga desa itu mayoritas nelayan,” ucapnya, Rabu (28/10/2021) hari ini. 

Baca juga: Anggota DPRD Kukar Dukung PTM yang Sudah Dimulai, Ingatkan Protokol Kesehatan 

Baca juga: DPRD Kukar Kawal Perbaikan Infrastruktur Jalan di Muara Kaman

Baca juga: Longsor di Tambang yang Tewaskan Dua Pekerja, DPRD Kukar Minta Inspektur Tambang Lakukan Evaluasi

Kukar dinilai Herry Asdar adalah daerah yang paling banyak menghasilkan Sumber Daya Alam (SDA), berupa Minyak dan Gas Bumi (Migas). 

Tetapi, dampak positif masih belum dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya peningkatan infrastruktur dan pemenuhan dasar. 

Tentunya hal ini jadi sebuah ironi, serta perlunya ada yang harus diperhatikan. 

Beberapa wilayah-wilayah di Anggana yang dia sebutkan, harus masuk ke dalam prioritas pembangunan. 

Ini akan jadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Pemkab Kukar. 

Desa Muara Pantuan, kata Herry Asdar, memiliki jumlah penduduk terbesar setelah Desa Sungai Meriam, perlu lebih diperhatikan lagi. 

Baca juga: Bupati Edi Damansyah dan DPRD Kukar Kunjungi Jalan Awang Long, Butuh Semenisasi

"Di sana tiga desa dikelilingi oleh Pertamina, ironisnya daerah penghasil migas tidak merasakan dampak positif, salah satunya infrastruktur, kita berharap itu segera jadi perhatian," ucapnya. (*) 

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved