Berita Tarakan Terkini
Martijah Dapat Kursi Roda dari Mensos Risma, Mandek sebagai Buruh Cuci Sejak Diserang Stroke
Martijah tampak bersyukur setelah menerima bantuan kursi roda dari Mensos RI, Tri Rismaharini, Jumat (29/10/2021) sekitar pukul 09.30 WITA
TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN – Martijah tampak bersyukur setelah menerima bantuan kursi roda dari Mensos RI, Tri Rismaharini, Jumat (29/10/2021) sekitar pukul 09.30 WITA
Dengan bantuan kursi roda yang diterima hari ini, minimal bisa membantu dirinya yang selama ini kesulitan beraktivitas secara normal di dalam rumah.
Perempuan yang beralamat di RT 23 Kelurahan Pamusian ini mengatakan, ia sudah divonis dokter mengalami stroke dalam setahun terakhir.
Selama setahun ini, ia cukup kesulitan untuk beraktivitas seperti normalnya orang lain pada umumnya.
Karena stroke yang dialami, ia yang pernah menjadi buruh cuci selama bertahun-tahun pun akhirnya harus berhenti.
Baca juga: Mensos Serahkan Bantuan ATENSI, Rp 764,3 Juta Dialokasikan untuk 334 Warga Tarakan
Baca juga: Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu/Bulan di Kaltara, Mensos Risma Minta Bank Segera Salurkan
Baca juga: Mensos RI Tri Rismaharini Sambangi Kalimantan Utara: Minta Maaf Waktu Terbatas
“Hanya duduk saja di rumah. Mau mandi saja merangkak. Apa-apa nggak bisa ngapa-ngapain lagi,” keluh perempuan yang mengaku di rumah tinggal bersama anak laki-laki dan dua cucunya.
Ia merasa sangat bersyukur dengan bantuan kursi roda yang diterimanya hari ini.
Terlebih ia juga mendapatkan bantuan tunai Rp 1.685.000 yang diserahkan Satker Balai Gau Mabaji Gowa, salah satu Satker di bawah naungan Kemensos RI.
“Alhamdulillah senang sekali akhirnya bisa terbantu,” ungkap perempuan berusia 74 tahun ini.
Selama ini ia tak mampu membeli kursi roda. Karena harganya cukup mahal dan tak sepadan dengan kemampuan ekonominya.
Sehari-hari ia hanya mengandalkan bantuan dari anaknya yang bekerja sebagai tukang ojek pangkalan.
“Bukan ojek online, dia ojek pangkalan di Markoni,” beber perempuan kelahiran 1947 ini.
Martija menuturkan, pendapatan sehari-hari kadang dapat Rp 100 ribu, kadang pula tak sampai Rp 100 ribu.
Baca juga: Gubernur Zainal Arifin Beber Agenda Mensos Tri Rismaharini, Dua Hari Berkunjung ke Kalimantan Utara
Di tengah kondisi serba sulit saat ini, dengan kondisi stroke yang dialaminya ia tak bisa maksimal menghasilkan uang untuk menghidupi keluarganya, ditambah faktor usia.
Dan diperparah lagi, anaknya yang bekerja sebagai tukang ojek pangkalan sudah tiga kali menjalani cuci darah karena penyakit ginjal kronis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/martijah-duduk-di-kursi-roda-usai-menerima-bantuan-dari-mensos-ri.jpg)