Jumat, 1 Mei 2026

Tenggelam di Kolam Tambang

BREAKING NEWS Pacu Adrenalin Mandi di Danau Eks Tambang, Pemuda Makroman Samarinda Tenggelam

Lantaran mendapat informasi seorang pemuda hilang saat hendak mencoba berenang di danau eks tambang di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Makroman

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Lokasi Febi Abdi Witanto terjun ke dalam danau eks tambang di Jalan Kalan Luas, Makroman, Minggu (31/10/2021).TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Kawasan Makrokan yang biasa hening mendadak ramai dikerumuni warga, lantaran mendapat informasi seorang pemuda hilang saat hendak mencoba berenang di danau eks tambang di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Minggu (31/10/2021).

Dari informasi yang berhasil TribunKaltim.Co himpun, korban diketahui bernama Febi Abdi Witanto (25), warga RT 10, yang juga merupakan warga Kelurahan Makroman.

Menurut keterangan Dani (23), salah seorang rekan korban, pada pukup 16.30 WITA mereka berjumpah 6 orang hendak berenang di kawasan tersebut.

Namun ketika sampai di lokasi, hanya 4 orang saja yang sepakat berenang, sedangkan 2 rekan lainnya hanya bertugas merekam.

Dani (23) salah seorang rekan korban menerangkan, korban lebih dulu berinisiatif terjun.

Baca juga: Dinas ESDM Kaltim Minta Perusahaan Perketat Penjagaan, Widhi Sebut Kolam Tambang Tidak Bisa Dipagari

Baca juga: ESDM Kaltim Sebut Tempat Bayu Meninggal Tenggelam Hanya Kubangan Bukan Kolam Tambang

Baca juga: Gubernur Kaltim Isran Noor Ungkap Pembahasan dengan Komnas HAM soal Korban Kolam Tambang

Usai melepaskan hoodie miliknya, korban langsung terjun dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter tersebut.

Namun, diduga dada korban lebih dulu menghantam permukaan air, menyebabkan pria 25 tahun tersebut sesak nafas dan tidak melanjutkan aktivitas berenangnya.

"Kita lihat dia (Febi, sapaan akrab korban) langsung naik ke pinggir danau, merangkak, tapi kita kira bercanda," terangnya.

Namun lanjutnya, rekannya tersebut lama kelamaan tidak lagi bergerak.

Mereka sempat hendak melompat untuk menolong rekannya, namun takut menimpa korban sehingga memilih turun perlahan di tepi tebing danau tersebut.

"Pas kita sampai di bawah Dia sudah enggak ada. Masuk lagi ke air (tenggelam)," tuturnya masih dengan wajah pucat.

Saat ini Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis, Tim CSI dan PMI sudah tiba di lokasi korban tenggelam.

Ketua Relawan Inafis Haji Udi Rahman menerangkan pihaknya sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Soal Korban Meninggal di Kolam Tambang, Gubernur Tanya yang Keluarkan Izin Siapa?

Pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti milik korban berupa hoodie, sendal, masker berwarna putih dan sebilah pisau.

"Sementara kita amankan lokasi dengan police line, kita juga dibantu penerangan dari relawan-relawan kota Samarinda. Dan sudah berkoordinasi dengan Tim SAR karena korban harus dicari menggunakan peralatan menyelam yang memadai," jelas Haji Udi Rahman singkat.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga masih berada di lokasi dengan harapan korban cepat diketemukan.

Sementara Unit Siaga SAR Samarinda sudah dalam perjalanan ke TKP. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved