Tenggelam di Kolam Tambang
Kronologi Korban Tenggelam di Danau Eks Tambang Samarinda, Sempat Bakar Daging
Sebelum berenang di danau eks tambang di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timir, Febi Abdi Witanto (25) sempat mengadakan acara panggang daging
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebelum berenang di danau eks tambang di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timir, Febi Abdi Witanto (25) sempat mengadakan acara panggang daging atau barbeque bersama 5 rekannya, Minggu (31/10/2021) siang.
Dani (23) salah seorang rekannya menerangkan soal kronologi petaka tersebut. Mereka membakar daging sejarak 50 meter dari danau tersebut.
Lalu pukul 16.30 Wita, korban berulang kali mengajak rekannya untuk berenang di danau bekas galian tambang batu bara tersebut.
"Akhirnya kita sanggupi. Karena beliau (Korban) sanagt ingin berenang, jadi dia duluan terjun," terangnya.
Baca juga: NEWS VIDEO Detik-detik Penyelamatan 6 ABK Korban Tenggelamnya Kapal Liberty 1 di Bali
Baca juga: 5 Menit Penyelaman, Korban Tenggelam di Samarinda Berhasil ditemukan
Baca juga: NEWS VIDEO Pencarian Hari Kedua, Tim SAR Gabungan Sisir Area Korban Tenggelam Akibat Abrasi
"Terus tau-tau naik, enggak gerak lagi terus hilang tenggelam," ucapnya.
Hingga saat ini Petugas bersama relawan masih menunggu Tim SAR tiba di lokasi kejadian untuk upaya mencari korban.
Nampak dari jauh, sang Istri korban terduduk lesu sambil terus berharap Suaminya bisa ditemukan dalam keadaan selamat.
Pacu Adrenalin
Kawasan Makrokan yang biasa hening mendadak ramai dikerumuni warga, lantaran mendapat informasi seorang pemuda hilang saat hendak mencoba berenang di danau eks tambang di Jalan Kalan Luas, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Minggu (31/10/2021).
Dari informasi yang berhasil TribunKaltim.co himpun, korban diketahui bernama Febi Abdi Witanto (25), warga RT 10, yang juga merupakan warga Kelurahan Makroman.
Menurut keterangan Dani (23), salah seorang rekan korban, pada pukup 16.30 WITA mereka berjumpah 6 orang hendak berenang di kawasan tersebut.
Namun ketika sampai di lokasi, hanya 4 orang saja yang sepakat berenang, sedangkan 2 rekan lainnya hanya bertugas merekam.
Baca juga: Begini Polisi Ungkap Misteri Pelaku Pendorong Korban Tenggelam di Sungai Mahakam yang Minim Petunjuk
Dani (23) salah seorang rekan korban menerangkan, korban lebih dulu berinisiatif terjun.
Usai melepaskan hoodie miliknya, korban langsung terjun dari tebing setinggi kurang lebih 30 meter tersebut.
Namun, diduga dada korban lebih dulu menghantam permukaan air, menyebabkan pria 25 tahun tersebut sesak nafas dan tidak melanjutkan aktivitas berenangnya.
"Kita lihat dia (Febi, sapaan akrab korban) langsung naik ke pinggir danau, merangkak, tapi kita kira bercanda," terangnya.
Baca juga: Terkait Lubang Tambang Bermasalah, Dinas ESDM Kaltim Nyatakan Bertanggungjawab, Ini yang Dilakukan
Namun lanjutnya, rekannya tersebut lama kelamaan tidak lagi bergerak.
Mereka sempat hendak melompat untuk menolong rekannya, namun takut menimpa korban sehingga memilih turun perlahan di tepi tebing danau tersebut.
"Pas kita sampai di bawah Dia sudah enggak ada. Masuk lagi ke air (tenggelam)," tuturnya masih dengan wajah pucat.
Saat ini Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama Relawan Inafis, Tim CSI dan PMI sudah tiba di lokasi korban tenggelam.
Ketua Relawan Inafis Haji Udi Rahman menerangkan pihaknya sudah memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: Kementerian LH dan Kehutanan Jamin Lubang Tambang di Ibu Kota Negara Kaltim akan Direvitalisasi
Pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti milik korban berupa hoodie, sendal, masker berwarna putih dan sebilah pisau.
"Sementara kita amankan lokasi dengan police line, kita juga dibantu penerangan dari relawan-relawan kota Samarinda. Dan sudah berkoordinasi dengan Tim SAR karena korban harus dicari menggunakan peralatan menyelam yang memadai," jelas Haji Udi Rahman singkat.
Hingga berita ini diturunkan, sejumlah warga masih berada di lokasi dengan harapan korban cepat diketemukan.
Sementara Unit Siaga SAR Samarinda sudah dalam perjalanan ke Tempat Kejadian Perkara. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/hilang-tenggelam-usai.jpg)