Minggu, 19 April 2026

Berita Kaltara Terkini

Panen Padi Varietas Baru Capai 6,4 Ton, Dinas Pertanian Kaltara Dorong Swasembada Benih dan Beras

Pemprov Kaltara bersama Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim melaksanakan panen bersama berupa padi varietas unggul baru, Selasa (9/

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi |
HO/BPTP KALTIM
Panen padi varietas baru hasil penelitian di Sabanar Lama, Tanjung Selor, Selasa (9/11/2021). HO/BPTP KALTIM 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kaltara bersama Balai Pengkajian dan Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim melaksanakan panen bersama berupa padi varietas unggul baru, Selasa (9/11/2021).

Bertempat di Demplot padi Sabanar Lama, Tanjung Selor, kegiatan dihadiri dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Heri Rudiyono dan Kepala BPTP Kaltim, Fausiah T Ladja serta penyuluh pertanian dan perwakilan kelompok tani di Bulungan.

Menurut Fausiah, panen padi yang dilakukan untuk melihat kecocokan antara padi varietas baru hasil penelitian, dengan kondisi lahan pertanian di Kaltara.

Beberapa varietas yang diujicobakan, di antaranya varietas beras merah, beras hitam serta varietas Inpari 47.

"Kami ingin melihat hasil penelitiannya, seperti apa varietas baru ini di Kaltara, harapannya ada beberapa varietas yang cocok di Kaltara," kata Fausiah.

Baca juga: Lahan Persawahan di Tarakan Terbatas, Pernah Panen Tembus 6 Ton Lebih

Baca juga: 50 Ha Lahan Pertanian di Babulu Penajam Paser Utara Terancam Gagal Panen Akibat Banjir dari Longkali

Baca juga: Hadiri Panen Jagung di Tenggarong, Ketua DPRD Kukar Minta Pemkab Carikan Pasar untuk Petani

Ia memastikan varietas padi yang diujicobakan memiliki angka produksi yang tinggi, bahkan mencapai di atas 5 ton per hektarenya.

"Dan varietas unggul baru itu produksi bisa 8 ton, khusus untuk yang baru panen itu Inpari 47 itu 6,46 ton," katanya.

"Harapan kami ini produksi bisa meningkat lagi dan dikembangkan di kabupaten lain," ucapnya berharap.

Sementara itu Kepala DPKP Kaltara Heri Rudiyono mengatakan, dengan adanya varietas padi baru yang diujicobakan di Kaltara, maka akan membuat Kaltara menuju swasembada benih.

Swasembada benih, kata Heri, adalah tahap awal sebelum peningkatan produksi dan swasembada beras yang ditargetkan tercapai pada 2024 mendatang.

"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur, kita dorong swasembada beras bisa tercapai," kata Heri Rudiyono.

"Dan swasembada ini tercapai kalau benihnya tersedia," tambahnya.

Baca juga: Hadiri Panen Padi di Makroman, Wawali Samarinda Ingatkan Petani Jaga Sawahnya dari Alih Fungsi Lahan

Guna mencapai swasembada beras, pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan pihak lain agar produksi padi meningkat menjadi gerakan bersama.

"Dan kita juga akan bina kembali kelembagaan petani termasuk kolaborasi antar stakeholder supaya cita-cita swasembada beras kita tercapai," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved