Breaking News:

Kementerian ESDM Setujui IUPK PT Kendilo Coal Indonesia Diperpanjang hingga 2031 Mendatang

Beberapa waktu lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perpanjangan kontrak izin usaha pertambangan khusus (IUPK) pada PT

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Diah Anggraeni
HO/KCI
Aktivitas pertambangan batu bara di wilayah kerja PT Kendilo Coal Indonesia yang berada di Desa Lolo, Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser. 

TRIBUNKALTIM.CO - Beberapa waktu lalu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan perpanjangan kontrak izin usaha pertambangan khusus (IUPK) pada PT Kendilo Coal Indonesia (KCI).

Perusahaan tersebut merupakan pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Minggu (14/11/2021).

Dijadwalkan kontrak izin dari PT KCI telah berakhir pada 13 September 2021 lalu, sehingga diperlukan adanya perpanjangan izin oleh pihak perusahaan.

Baca juga: Tahun Ini Kementerian ESDM Bangun 6.000 Sambungan Jargas di Kota Balikpapan, Ini Wilayahnya

Kepala Pokja Informasi Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM Sony Heru Prasetyo mengatakan, perpanjangan izin telah diberikan pada 14 September 2021.

"PT KCI telah mendapat perpanjangan dalam bentuk IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak/Perjanjian berdasarkan SK Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Menteri ESDM Nomor 60/1/IUP/PMA/2021 tanggal 14 September 2021," terangnya.

Izin usaha PT KCI yang disetujui oleh kementerian berlaku hingga 10 tahun ke depan, tepatnya pada 13 September 2031 mendatang.

Baca juga: Atasi Kekeringan di Samarinda Utara, Kementerian ESDM Berikan Bantuan Tiga Sumur Bor

Berdasarkan data yang tertera di laman resmi Minerba One Data Indonesia (MODI), luasan lahan pada di wilayah kerja PT KCI yaitu 1.869 hektare.

Luasan lahan yang dimiliki, sama dengan dalam kontrak sebelumnya.

Dengan artian, tidak terjadi adanya penyusutan lahan seperti yang dialami beberapa perusahaan.

Sementara itu, sejumlah perusahaan pemegang PKP2B generasi pertama tercatat telah mengajukan perpanjangan izin ke Kementerian ESDM.

"Bagi perusahaan pemegang PKP2B lainnya yang telah mengajukan perpanjangan izin, kini masih dalam proses evaluasi Kementerian ESDM," tutup Sony.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved