Berita Berau Terkini
Pemekaran Kecamatan, Kampung Tumbit Melayu Berau Minta Selesaikan Tapal Batas
Pengusulan pemekaran kecamatan di wilayah Teluk Bayur, yang diusulkan Labanan Makmur, masih terus bergulir.
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Pengusulan pemekaran kecamatan di wilayah Teluk Bayur, yang diusulkan Labanan Makmur, masih terus bergulir. Namun, sebelum lebih jauh batas antar kampung dapat diselesaikan lebih dulu.
Seperti yang disampaikan Kepala Kampung Tumbit Melayu, Maspri. Menurutnya, hingga kini belum selesai tapal antara kampungnya dengan Kampung Labanan Makmur.
“Jadi sebelum ini lebih jauh, kita selesaikan dulu tapal batasnya. Setelah itu, baru bahas pemekaran kecamatannya,” ungkapnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (14/11/2021).
Penyelesaian tapal batas antar kampung harus jadi perhatian. Karena dikatakannya, persoalan tersebut bisa saja mengganggu jalannya tahapan pengusulan pemekaran kecamatan baru.
Baca juga: Banjir Juga Melanda Kampung Tumbit Melayu Berau, Ketersediaan Air Bersih Jadi Keluhan Warga
Baca juga: NEWS VIDEO Kondisi Banjir di Kampung Tumbit Melayu Berau
Baca juga: Banjir Landa Tumbit Melayu Berau Kaltim, Kapolsek Beberkan Sektor Paling Dirugikan dari Bencana Ini
Sebenarnya kata dia, persoalan tapal batas sudah disampaikan ke Pemerintah Kabupaten untuk diambil alih. Lantaran penyelesaian antar kampung belum membuahkan hasil.
“Saya sudah berapa kali mengadukan tapal batas ini ke pemkab. Bagaimana mau bergabung, sementara tapal batas belum selesai,” katanya.
Dirinya juga membenarkan, sebelum dirinya menjabat sebagai kepala kampung, sudah ada pembahasan terkait wacana pembentukan kecamatan baru.
Di pemerintahan kampung saat itu juga, lanjut dia, yang menyetujui Tumbit Melayu bergabung, jika Labanan menjadi kecamatan.
Baca juga: Hujan Deras dan Sungai Kelai Meluap 12 RT di Desa Tumbit Melayu Berau Kebanjiran, Petani Gagal Panen
Namun saat ini, Maspri menegaskan, belum bisa memberikan kepastian terkait bergabung atau tidaknya dengan Kampung Labanan Makmur. Terlebih persoalan tapal batas belum selesai.
Dirinya pun meminta, penyelesaian tapal batas dapat diprioritaskan. Setelah tapal batas selesai, baru kembali melakukan pembahasan terkait rencana pemekaran kecamatan.
“Kami bisa saja bergabung. Asal, ibu kota kecamatannya ada di kampung kami. Karena kampung kami, kampung tua,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Kampung Bukit Makmur, Kecamatan Segah, Saidin Saputra menjelaskan, mendukung penuh usulan pemekaran kecamatan di Teluk Bayur.
Menurutnya, jika labanan mekar menjadi kecamatan, akan berdampak positif bagi warganya.
Salah satu diantaranya akses menuju kecamatan menjadi lebih cepat hanya sekira 15 menit 30 sampai menit perjalanan dengan kendaraan.
Dibanding menuju Kantor Camat Segah di Kampung Tepian Buah, yang memakan waktu 45 menit hingga 1 jam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/teluk-bayur-berau-labanan-makmur.jpg)