Berita Pemprov Kalimantan Timur

Mengembalikan Pertanian Kaltim Menjadi Sektor Unggulan

Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H Hadi Mulyadi membuka Rapat Evaluasi Pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Se-Kalimantan Timur

Editor: Diah Anggraeni
Humasprov Kaltim/Syaiful Anwar
Wagub Hadi Mulyadi saat membuka Rapat Evaluasi Pembangunan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Se-Kalimantan Timur di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Sabtu (13/11/2021) lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H Hadi Mulyadi membuka Rapat Evaluasi Pembangunan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Se-Kalimantan Timur di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/11/2021).

Baca juga: Gelar Vaksinasi Covid-19, Wagub Hadi Sampaikan Terima Kasih kepada Barmuda dan PMI

Dalam sambutannya, Hadi Mulyadi menyampaikan semua harus bekerja untuk Kaltim dan bisa membantu Kaltim menjadi provinsi yang mampu mencapai ketahanan pangan.

"Tujuan seluruh kinerja dinas dapat dievaluasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menyejahterakan para petani. Memastikan hilirisasi produk pertanian dan menyiapkan pasar produk pertanian dengan baik, sehingga masyarakat dan petani bersemangat membangun usaha pertanian dan pemerintah berusaha memfasilitasi baik dan maksimal agar pertanian Indonesia, khususnya Kaltim kembali menjadi sektor unggulan dalam memberikan devisa untuk negara," jelasnya.

Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kaltim, Ir Siti Farisyah Yana berharap, tahun 2021 segala sesuatu yang sudah ditentukan targetnya tercapai dan tahun 2022 akan melakukan pekerjaan lebih giat karena masuknya paradigma baru, bagaimana pembangunan pertanian di Kaltim dan nasional terdapat banyak item yang perlu disikapi.

"Tidak bisa bekerja biasa-biasa. Harus kerja luar biasa," harapnya.

Baca juga: Jadi Inspektur Upacara Hari Pahlawan, Wagub: Jadikan Pahlawan sebagai Inspirasi Kehidupan

Dalam kesempatan itu, Yana mengungkapkan alasan rapat evaluasi diadakan di Labuan Bajo adalah untuk memotivasi dengan cara yang berbeda.

Karena harus bersyukur hidup di Kaltim yang sudah punya potensi, tinggal dimanfaatkan dengan baik dibanding dengan Labuan Bajo yang memiliki tanah tandus serta curah hujan yang sedikit.

Rapat dihadiri 60 undangan dari dinas dan UPTD Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten/kota se-Kaltim. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved