Berita Pemkab Mahakam Ulu

Lagi, Bantuan Program Pemkab Mahulu Rp 2 Juta untuk Petani Dikucurkan

Setelah tahap pertama tuntas disalurkan pada Oktober lalu, seminggu terakhir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh saat menyerah secara simbolis bantuan tahunan Rp 2 juta per hektare  bagi warga Mahulu yang membuka lahan pertanian kering padi gunung pada musim tanam 2021. 

TRIBUNKALTIM.CO – Setelah tahap pertama tuntas disalurkan pada Oktober lalu, seminggu terakhir Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menyalurkan bantuan untuk para petani.

Kepala Dinas KPP Mahulu Saripuddin mengungkapkan bahwa sama halnya dengan tahap pertama, penyaluran dana bantuan Rp 2 juta per hektare untuk petani dilakukan dengan dua cara.

Ada yang ditransfer ke rekening petani, ada juga yang diserahkan langsung ke kampung-kampung.

"Sekarang pembagian tahap kedua. Ada 1.000-an penerima, sesuai data yang dihimpun," kata Saripuddin, Rabu (17/11/2021) .

Baca juga: Hari Ini SKB CPNS 2021 Pemkab Mahulu Digelar di Sendawar 

Ia menyebutkan, pencairan dana bantuan ini dilakukan dalam tiga tahap.

Pembagian bantuan menyesuaikan dengan musim tanam.

Warga yang berhak menerima bantuan ini harus merupakan warga Mahulu yang dibuktikan dengan KTP, tergabung dalam gabungan kelompok tani, memiliki lahan satu hektare, serta bukan PNS.

"Yang jelas adalah warga Mahulu yang memang sebagai petani," tegasnya.

Lebih jauh Saparuddin menerangkan, program bantuan sebesar Rp 2 juta per hektare diberikan kepada 3 ribu hektare ladang petani.

Bantuan itu merupakan program khusus dari Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, yakni bantuan guna  memotivasi petani bercocok tanam padi.

Baca juga: Wabup Mahulu Hadiri Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terkait Nota Pengantar Raperda APBD TA 2022

Menurutnya, masyarakat yang mendapat bantuan itu wajib bergabung dalam kelompok peladang yang didaftarkan di DKPP.

"Semua ladang yang masuk dalam kelompok didata titik koordinat," ujarnya.

Seperti diketahui, bantuan sebesar Rp 2 juta per hektare ladang tersebut dianggarkan oleh pemkab melalui  APBD Mahulu 2021 dengan total anggaran sebesar Rp 6 miliar lebih.

Bantuan diberikan secara penuh tanpa ada potongan apapun.

"Kalau ada petani yang menerima kurang dari Rp 2 juta, segera melapor ke kami," tegasnya. (adv)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved