Berita Nasional Terkini

Akhirnya Hasto Kristiyanto Beda Pendapat dengan Arteria Dahlan, Sebut Kader PDIP Itu Keseleo Lidah

Akhirnya Hasto Kristiyanto beber Arteria Dahlan keseleo lidah sebut polisi, Jaksa, Hakim tak di-OTT

DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com
Sekretaris Jenderal PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto menyebut Arteria Dahlan keseleo lidah saat menyebut Hakim, Jaksa dan polisi tak bisa di-OTT 

TRIBUNKALTIM.CO - Politikus PDIP Arteria Dahlan beberapa hari terakhir menjadi perbincangan.

Penyebabnya, pernyataan Arteria Dahlan soal polisi, Jaksa, Hakim tak bisa dijerat Operasi Tangkap Tangan atau OTT, menjadi kontroversi.

Sebelumnya, eks penyidik KPK Novel Baswedan juga menyindir pernyataan Arteria Dahlan, tersebut.

Terbaru, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ikut angkat bicara mengenai pernyataan Arteria Dahlan.

Hasto Kristiyanto tak sependapat dengan Arteria Dahlan terkait soal OTT.

Menurut Hasto Kristiyanto, semua warga sama dihadapan hukum tanpa terkecuali.

Baca juga: Respon Satir Novel Baswedan Soal Pendapat Arteria Dahlan Jaksa, Polisi, Hakim Tak Bisa di-OTT KPK

Baca juga: Arteria Dahlan Sebut Aparat tak Boleh Kena OTT, Eks KPK Novel Baswedan dan ICW Serang Politisi PDIP

Baca juga: Hasto Bongkar Ada yang Pecah Belah PDIP & Serang Megawati Soal Pilpres 2024, Sindir Ganjar Pranowo?

Dilansir dari Kompas.com, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, kadernya, Arteria Dahlan, sedang keseleo lidah saat mengatakan penegak hukum tidak perlu dikenakan operasi tangkap tangan (OTT) dalam dugaan kasus korupsi.

“Apa yang disampaikan Bung Arteria Dahlan mungkin keseleo lidah.

Karena terlalu bersemangat dan baru pulang dari daerah pemilihan sehingga mungkin kecapaian,” kata Hasto, sebagaimana dikutip dari situs Kompas TV, Jumat (19/11/2021).

Hasto Kristiyanto mengatakan, sikap PDIP sangat jelas.

Bahwa berdasarkan konstitusi mengamanatkan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.

“Serta wajib menjunjung hukum dan pemerintahan tersebut tanpa kecuali,” ucap Hasto Kristiyanto.

“Karena itulah siapa pun yang melanggar hukum, terlebih hukum pidana, termasuk korupsi, penegakan hukum yang berkeadilan dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah tidak boleh ada pengecualian hanya karena jabatan,” lanjut dia.

Baca juga: ILC Semalam, Di Depan Karni Ilyas, Arteria Dahlan Sebut Fadli Zon Sesatkan Publik, Bahas Kerja Anies

Respon Novel Baswedan

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved