Minggu, 19 April 2026

Tips

Cara Menyimpan Bayam agar Lebih Awet dan Tidak Mudah Layu, Bisa Tahan hingga 7-10 Hari

Berikut cara menyimpan bayam agar lebih awet dan tidak mudah layu, bahkan bisa tahan hingga 7-10 hari.

Editor: Amalia Husnul A
Freepik designed by Racool_studio
Ilustrasi bayam. Berikut cara menyimpan bayam agar lebih awet dan tidak mudah layu, bahkan bisa tahan hingga 7-10 hari. 

TRIBUNKATIM.CO - Berikut cara menyimpan bayam agar lebih awet dan tidak mudah layu, bahkan bisa tahan hingga 7-10 hari. 

Kenapa kita perlu tahu cara menyimpan bayam agar lebih awat dan tidak mudah layu?

Karena bayam adalah sayuran yang mudah layu. 

Jika cara menyimpan bayam salah, maka bayam akam cepat layu dan membusuk hanya dalam waktu satu malam saja. 

Jika anda membeli bayam dan tak ingin mengolahnya hari itu juga, sebaiknya anda mengetahui cara menyimpan bayam agar lebih awet dan tidak mudah layu. 

Bayam adalah sayuran yang tinggi zat besi dan magnesium.

Namun, bayam ini adalah sayuran yang ringkih dan mudah rusak.

Tetapi dengan cara menyimpan yang tepat, kesegaran bayam bisa bertahan hingga seminggu bahkan 10 hari lamanya. 

Baca juga: Manfaat Konsumsi Sayur Bayam bagi Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Mencegah Resiko Kanker

Perlu diingat, cara menyimpan bayam ini sangat tergantung pada tempat penyimpanan, suhu di ruang penyimpanan hingga wadah yang digunakan.

Cara menyimpan bayam

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, daun bayam mudah membusuk jika tersentuh sumber air atau kelembaban.

Ketika terpapar kelembaban, daun bayam akan mudah layu bahkan menjadi basah dan licin.

Jadi musuh bayam adalah kelembaban termasuk tetesan air.

Ketika ada satu saja daunnya yang terkena air, maka daun tersebut akan membusuk dengan permukaan yang basah dan licin.

Daun bayam yang membusuk ini akan cepat menyebar dan mengontaminasi daun-daun di dekatnya.

Melansir dari Foodsguy, bayam harus disimpan dalam wadah kedap udara yang diletakkan di dalam lemari pendingin.

Baca juga: Kaya Akan Nutrisi dan Antioksidan, Berikut Manfaat Bayam Bagi Kesehatan Tubuh, Cegah Risiko Kanker

Dengan cara penyimpanan seperti ini, bayam bisa tahan 7 hingga 10 hari lamanya.

Jadi begitu membeli bayam dari pasar, simpan di wadah yang kedap udara alias bertutup rapat.

Cari kontainer plastik yang besar sehingga bayam bisa masuk ke dalamnya dengan leluasa tanpa perlu dipaksa dan berjejalan.

Alasi dulu wadah dengan tisue untuk menyerap kelembaban yang sudah menempel di permukaan daun bayam.

Selepas dialasi dengan tisue, masukkan bayam ke dalamnya, tutup dengan kertas tisue lagi, baru tutup wadah dengan rapat.

Masukkan wadah atau kontainer plastik ke dalam lemari pendingin. 

Agar bayam tak mudah membusuk, pilih dan buang daun yang terlihat sudah mulai basah dan membusuk sebelum menyimpannya di dalam kontainer plastik.

Cara mencuci bayam

Jangan mencuci bayam jika Anda belum akan mengolahnya.

Mencuci bayam sebelum menyimpannya di dalam kontainer plastik hanya akan membuat bayam mudah membusuk.

Baca juga: Ada Bayam hingga Salmon, Ini 10 Makanan yang Dapat Meningkatkan Imunitas Anak di Tengah Covid-19

Untuk mencuci bayam, isi mangkuk dengan air dingin dan beri saringan di dalamya.

Masukkan daun bayam di dalam saringan dan biarkan daun bayam terendam air selama 2 menit lamanya.

Sedikit remas-remas daun bayam untuk melepaskan debu dan tanah yang melekat di permukaan daun.

Debu dan tanah akan turun ke air, dan daun bayam akan tetap berada di saringan.

Angkat saringan dari mangkuk, dan bilas daun bayam di air yang mengalir.

Setelah dirasa cukup bersih, bayam sudah langsung bisa diolah menjadi sajian favorit.

Manfaat Akar Bayam

Dikutip TribunKaltim.co dari sajiansedap.grid.id, bayam menjadi salah satu makanan yang cocok dikonsumsi untuk yang melakukan diet.

Sebab bayam akan menjadikan perut merasa kenyang jauh lebih lama daripada jenis makanan lainnya.

Rasa kenyang tersebut karena adanya kandungan lengkap 16 kalori per 100 gram pada bayam.

Berikut manfaatnya seperti dimuat ayurvedic india.

Bayam sebagi salah satu makanan yang dapat menjauhkan seseorang dari kanker.

Kandungan beta-karotennya berfungsi baik untuk memperlambat radikal bebas masuk pada sel.

Bayam bahkan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil karena kandungan folat dan seng di dalamnya.

Seng berfungsi optimal membantu pembentukan tulang pada bayi.

Sedangkan asam folat baik untuk mencegah cacat pada bayi dan kelainan tulang.

Kandungan zat besi yang tinggi pada bayam bahkan cocok dikonsumsi oleh orang dengan keluhan anemia.

Bayam yang memiliki zat besi mampu mengikat dan meningkatkan penyerapan vitamin C dalam tubuh.

Saat anda mengalami kondisi sembelit tidak ada salahnya untuk ikut mencoba mencegahnya dengan mengonsumsi bayam.

(*)
Artikel tentang Tips Lainnya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved