Breaking News:

Info BMKG

Cuaca Ekstrem Berpotensi Banjir, BPBD Nunukan Wanti-wanti Warga Soal Ancaman Buaya dan Ular

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, mewanti-wanti warga soal ancaman buaya dan ular saat banjir datang.

HO/Hasanuddin
Banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, belum lama ini. (HO/Hasanuddin) 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, mewanti-wanti warga soal ancaman buaya dan ular saat banjir datang.

Kasubid Kedaruratan, BPBD Nunukan Hasanuddin beberkan analisis yang mereka lakukan saat banjir, buaya yang ada di sungai kerap kali memasuki pemukiman warga.

Bahkan saat air meluap, predator air itu bisa leluasa masuk ke rumah panggung warga dan mengancam keselamatan mereka.

"Bukan hanya buaya, ular hitam juga begitu. Hewan itu biasa keluar dari hutan karena banjir," kata Hasanudin kepada TribunKaltara.com, Senin (22/11/2021), pukul 08.00 Wita.

"Habitat buaya kian berkembang. Contohnya di bawah tower pemantau hujan, wilayah Mansalong malah sudah menjadi lokasi favorit buaya. Ini yang harus diantisipasi warga," tambahnya.

Baca juga: Tak Ada Lagi Subsidi Ongkos Angkut untuk Krayan Nunukan, Stok Sembako Banyak di Gudang Koperasi

Baca juga: Wisata Arung Jeram dan Jetski di Nunukan, Sensasi Alam di Dua Negara, Indonesia-Malaysia

Baca juga: PT Pelni Nunukan Sebut Jelang Natal dan Tahun Baru Pembatasan Penumpang Hingga 70 Persen

Dia meminta kepada warga agar segera melaporkan kepada aparat pemerintah setempat, bila menemukan buaya atau ular yang menghampiri permukiman warga.

Sementara itu, Hasan mengaku untuk warga yang berada di wilayah daratan Kalimantan, seperti di Kecamatan Sembakung dan sekitarnya, penanganannya agak sulit dilakukan.

"Kalau banjirnya masih di Pulau Nunukan, warga bisa menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran. Karena mereka biasa mengevakuasi ular dan buaya," ucapnya.

Sejauh ini, kata Hasan belum ada laporan dari warga terkait ancaman buaya ataupun ular. "Yang terpenting warga tetap waspada dalam beraktivitas di luar rumah saat banjir," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved