Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Penemuan Bom di Tarakan, Satuan Brimob Polda Kaltara Imbau Warga Lapor Jika Lihat Benda Mirip Bom

Proses evakuasi bom aktif yang dilakukan di RT 9 Kelurahan Sebengkok selesai sekitar pukul 13.00 WITA, Minggu (21/11/2021).

TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH
Penemuan bom udara sisa peninggalan Perang Dunia Kedua di Kelurahan Sebengkok pada Sabtu (20/11/2021) lalu dan dievakuasi Minggu (21/11/2021) pagi kemarin oleh Tim Subden Gegana Satbrimob Polda Kaltara. TRIBUNKALTIM.CO/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Proses evakuasi bom aktif yang dilakukan di RT 9 Kelurahan Sebengkok selesai sekitar pukul 13.00 WITA, Minggu (21/11/2021).

Dikatakan Dansat Brimob Polda Kaltara, Kombes Pol Muhajir melalui Wadan Subden Gegana Satbrimob Polda Kaltara, Iptu Mohammad Nur Sugiharto, penemuan bom ini ukurannya lebih kecil dibanding penemuan bom pada empat tahun lalu di Jalan Diponegoro Kelurahan Sebengkok.

Bom ditemukan tahun ini berbobot sekitar 300 kilogram sementara tahun 2018 lalu sekitar 400 kilogram.

“Ini ditemukan keempat kalinya di Kelurahan Sebengkok. Kalau yang kemarin lebih kecil dari penemuan sebelumnya,” beber Iptu Mohammad Nur Sugiharto.

Ia menjelaskan, kemungkinan potensi ditemukannya bom di wilayah Tarakan tak dipungkiri pihaknya dipastikan masih banyak.

Baca juga: Habiskan Waktu 3 Jam, Tim Gegana Evakuasi Bom Udara Aktif Sisa Peninggalan Perang Dunia Kedua

Baca juga: Komunitas Tarakan Tempo Doeloe Serahkan Peninggalan Perang Dunia II ke Museum, Barang dari Australia

Baca juga: Mortir Aktif Peninggalan Perang Dunia II Ditemukan di Belakang Rumah Warga di Juata Laut Tarakan

“Tentu saja penemuan bervariasi. Mungkin dalam satu bulan bisa sekali atau dua bulan sekali. Artinya memang di wilayah Sebengkok diperkirkaan masih ada sisa-sisa. Tapi ukurannya berbagai macam,” ungkapnya.

Dari pihak Satbrimob sendiri lanjutnya, untuk pencarian dilakukan bertahap mengingat kondisi luas wilayah Tarakan.

“Tentunya kami secara bertahap baik melakukan sterilisasi kemudian komunikasi dengan masyarakat. Baik temuan dan pihak aparatur sendiri, kami secara bertahap melakukan sterilisasi maupun pencarian,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman penemuan, titik rawan pemetaan wilayah berpotensi adanya benda yang berpotensi masih aktif meledak sisa Perang Dunia Kedua, di antaranya di wilayah Sebengkok yang sering ditemukan.

“Kemudian pesisir pantai dan sekitarnya, wilayah Juata Kerikil, wilayah Pasir Putih atau Gunung Selatan. Paling banyak ditemukan adalah mortar,” jelasnya.

Baca juga: Evakuasi Bom Pesawat Peninggalan Perang Dilakukan Pakai Ekskavator

Ia mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan benda yang mencurigakan mirip bom dalam berbagai jenis atau bentuk, segera mungkin melaporkan ke Polresta Tarakan dan jajarannya.

“Supaya kita bisa menindaklanjuti temuan tersebut dan bisa segera mensterilisasi lokasi termasuk cepat dievakuasi,” pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved