Senin, 27 April 2026

Pria Tewas di Samarinda

BREAKING NEWS Pria Paruh Baya di Samarinda Meninggal tak Wajar, Warga Heboh Dengar Suara Teriakan

Warga Perum Puri Kencana Blok M RT 13, Jalan Rapak Indah, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kaltim, geger

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kabel serabut yang saat ini diamankan jadi barang bukti pihak kepolisian, diduga digunakan Arjo Tukimin (75) menggantungkan tubuhnya di kayu yang melintang diatas bangunan kandang ayam sebelah rumahnya. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Tepat adzan maghrib petang tadi (23/11/2021) warga Perum Puri Kencana Blok M RT 13, Jalan Rapak Indah, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kaltim, mendengar teriakan dari salah satu rumah warga.

Sekira pukul 18.10 WITA, warga bernama Abdul Aziz (42) jadi saksi ketika suara teriakan nyaring terdengar dari rumah tetangganya.

Dia ketika itu akan berangkat salat maghrib menggunakan sepeda motornya, seketika langsung menghentikan laju kendaraannya lalu menengok ke arah sumber suara teriakan.

"Pas mau salat maghrib tadi taunya. Ditemukannya di kandang ayam itu, kondisinya sudah tergantung (meninggal tidak wajar)," ungkapnya, Selasa (23/11/2021) malam.

Baca juga: Diduga Bunuh Diri, Seorang Pemuda di Balikpapan Ditemukan Tergantung di Kamarnya

Baca juga: Terungkap! Wanita yang Tewas Disiram Air Keras di Cianjur Rupanya Anak Seorang Tentara di Arab Saudi

Baca juga: Kontak Senjata 3 Jam di Intan Jaya, KKB Papua Klaim 4 Pasukan TNI-Polri Tewas, Bantahan Kapendam

Abdul Aziz yang melihat itu langsung melaporkan ke pihak RT setempat dan berita meninggalnya pria paruh baya itu langsung menggegerkan warga sekitar karena dengan kondisi tidak wajar.

"Mau pergi salat, pas lewat naik motor saya dengar teriakan, ternyata suara anak dan mertua yang gantung diri," imbuhnya.

Pria paruh baya yang meninggal itu berumur 74 tahun bernama Arjo Tukimin.

Dia tergantung dengan leher yang terlilit seutas kabel serabut, dan dibawah telapak kakinya ada kursi plastik jabuk yang diduga jadi pijakan untuk naik.

Diatas kayu yang memanjang di kandang ayam itu, tubuh Arjo Tukimin ditemukan bergantung.

"Saat masuk kesitu (TKP), kondisinya sempat tergantung. Warga dan keluarga sempat bingung bagaimana mengatasinya. Akhirnya kami turunkan bersama," ucap Abdul Aziz. 

Dirinya juga tak terlalu mengetahui keseharian pria paruh baya tersebut, setiap Abdul Aziz melintas di depan rumah Arjo Tukimin, pria itu terlihat duduk di depan kandang ayam.

Selain itu, Abdul Azis juga baru beberapa bulan tinggal di komplek Perum Bumi Puri Kencana Blok M RT 13.

"Gantung diri menggunakan kabel. Kesehariannya tidak tau, setiap saya lewat dia hanya duduk di depan kandang ayam itu saja. Saya baru saja tinggal di sini, jadi saya tidak tahu sejak kapan almarhum tinggal di sini," kata dia.

Baca juga: BREAKING NEWS Wanita Hamil 5 Bulan di Samarinda Ditemukan Tewas di Kontrakan

"Kondisinya sudah meninggal dunia. Ada dua orang tadi yang nurunkan," tambah Abdul Aziz menutup keterangan.

Di TKP sendiri, pihak kepolisian dari Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Call Center 110 dan Polsek Sungai Kunjang telah berada di TKP bersama relawan gabungan Kota Samarinda. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved