Berita Bontang Terkini
Dana Transfer Pusat Susut Rp 149 Miliar, Pemkot Bontang Pangkas Belanja BBM hingga Stimulan RT
Besaran dana transfer dari pusat Pemkot Bontang, tahun depan bakal susut sebesar Rp 149 miliiar
Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG - Besaran dana transfer dari pusat Pemkot Bontang, tahun depan bakal susut sebesar Rp 149 miliiar.
"Dari putusan terbaru Kementerian Keuangan menyatakan ada pengurangan dana transfer," ungkap Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang, Amiruddin syam, pada Rabu (24/11/2021).
Pemotongan dana transfer ini pun membuat pemerintah harus memangkas sejumlah belanja sebagai upaya penghematan.
Salah satunya, membatasi belanja bahan bakar bagi kendaraan dinas para pejabat ASN serta meniadakan pengadaan pegawai non ASN atau honorer di lingkup kerja Pemkot Bontang.
Untuk pemangkasan belanja BBM kendaraan dinas, Pemkot klaim bisa menghemat anggaran sebesar Rp 5 miliar.
Baca juga: Update Covid-19 Bontang, Rabu 24 November 2021, Bertambah Dua Kasus, 6 Kelurahan Kembali Zona Kuning
Baca juga: Prakiraan Cuaca Bontang, Rabu 24 November 2021, Kota Taman Berpotensi Hujan Pagi hingga Malam
Baca juga: Proyek Jembatan Selambai Lok Tuan Bontang Senilai Rp 13 Miliar Terbengkalai, Pemkot Bersikap
Bahkan belum lama ini, program dua ratus juta yang kini berganti nama program dana stimulan RT juga harus dipangkas, dari Rp 200 juta kini hanya Rp 50 juta.
Penghematan ini juga dilakukan lantaran Pemkot harus mengalokasikan pengeluaran tambahan seperti belanja pegawai hasil seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) dan calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) yang besarannya Rp 38 miliar.
Amiruddin menyebutkan, setiap kegiatan perlu dilakukan penyesuaian kemampuan dari keuangan daerah.
"Kita alokasikan sesuaikan dengan beban keuangan daerah kita. Khususnya pada program stimulan RT ini," kata Amiruddin.
Baca juga: Federasi Serikat Pekerja KEP Bontang Tolak Kenaikan UMP Kaltim 1,11 Persen, Tak Sesuai Nilai Inflasi
Amiruddin pun menegaskan jika tahun berikutnya dana transfer pusat bisa kembali meningkat, maka tidak menutup kemungkinan dana stimulan RT ini akan ditambah.
"Kalau di tahun selanjutnya kemampuan keuangan daerah meningkat. Bisa jadi stimulan RT ikut meningkat," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-badan-perencanaan-penelitian-dan-pengembangan-bapelitbang-bontang-amiruddin-syam0.jpg)