Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Bupati Kutim Ingin Bangun UMK Center untuk Tampung Segala Produk UMKM di Kutai Timur

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman merancang program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai program unggulan di masa kepemim

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO
Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman akan membuat UKM Center yang menampung produk-produk dari pelaku UMKM di Kutim. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman merancang program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai program unggulan di masa kepemimpinannya.

Di dalam tujuh program unggulannya, pemberdayaan UMKM ini masuk kepada program ekonomi dan menjadi prioritas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Di antara program tentang UMKM ini adalah ya kita terus akan memberikan fasilitas bagi masyarakat dengan berbagai bantuan," ucapnya pada tim TribunKaltim.co.

Bantuan tersebut berupa modal, baik yang bersumber dari APBN pemerintah pusat, provinsi, dan dari Pemkab yang akan menyiapkan modal di Kutai Timur sendiri.

Selain bantuan modal melalui anggaran pemerintah, Bank Perkreditan Rakyat juga telah tersedia di Kutim sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa meminjam dana untuk permodalan.

Baca juga: 70 Peserta Ikuti Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan Air Tawar, Disporapar Paser Ingin UMKM Bangkit

Baca juga: Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Paser Diharapkan Lakukan Digitalisasi UMKM

Terlebih, Ardiansyah mengakui bahwa pihaknya telah mempersiapkan program pemberdayaan UMKM di tahun 2022 mendatang.

"Nah ini saya tidak menyebut sekarang, tapi saya akan menyebut untuk tahun depan karena program saya akan berjalan mulai tahun 2022," ucapnya.

Tak kalah penting, di masa kepemimpinannya, Ardiansyah Sulaiman akan membangun Gedung UKM Center untuk menampung dagangan pelaku-pelaku UKM di Kutim.

Pengadaan UKM center ini sebenarnya sudah digagas sejak tahun 2014 yang lalu saat masih menjadi Wakil Bupati Kutim.

Namun karena berbagai hal sehingga gedung ini tidak terbangun.

"Nah pada saat saya kembali memimpin Kutai Timur saya tetap akan berkomitmen membangun Gedung UKM Center ini," ucapnya.

Fungsi dari berdirinya UKM Center adalah manakala pelaku UMKM tersebut menemui kendala dalam memasarkan produk-produk mereka secara langsung.

Baca juga: Pemerintah Tingkatkan Nilai Tambah UMKM, Kuatkan Kewirausahaan dan Dorong Ekosistem yang Lebih Baik

Untuk itu, Pemkab Kutim akan mempersilakan agar produk UMKM itu ditampung di Gedung UKM Center ini, dan dijadikan tempat untuk bertemu antara pembeli dan penjual terkait dengan produk-produk masyarakat Kutai Timur pada umumnya.

"Karena kalau melihat UMKM itu juga berbagai macam produk, mulai dari kuliner sampai dengan produk yang terkait dengan kerajinan-kerajinan rumah tangga dan sebagainya, ini luar biasa," ujarnya.

Apabila tidak difasilitasi dengan baik, Bupati Ardiansyah meyakini tahapan pemasaran akan menjadi hambatan bagi pelaku UMKM untuk terus berproduksi. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved