Breaking News:

Berita Samarinda Terkini

Walikota Samarinda Andi Harun Serahkan 218 SK Pengangkatan ASN Tahun 2019

SK pengangkatan tersebut diserahkan oleh Walikota Samarinda, Andi Harun pada upacara yang dilaksanakan di lapangan parkir barat Balaikota Samarinda

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF
Walikota Samarinda, Andi Harun menyerahkan SK pengangkatan ASN di lingkungan Pemkot Samarinda untuk formasi tahun anggaran 2019, Jum'at (26/11/2021).TRIBUNKALTIM.CO/HANIFAN MA'RUF 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Sebanyak 218 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menempuh proses seleksi pada tahun 2019, mendapatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai ASN dari Pemerintah Kota Samarinda.

SK pengangkatan tersebut diserahkan oleh Walikota Samarinda, Andi Harun pada upacara yang dilaksanakan di lapangan parkir barat Balaikota Samarinda, Jum'at pagi (26/11/2021).

Adapun ASN tahun anggaran 2019 yang dilantik kali ini terdiri dari berbagai profesi berbeda mulai dari guru, tenaga kesehatan, tenaga teknis dan analis yang bertugas di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah serta puskesmas dan rumah sakit di bawah naungan Pemkot Samarinda.

Dengan mengenakan seragam Korpri para ASN mendapatkan pengarahan dari Walikota Andi Harun yang sebelumnya menyerahkan secara simbolis SK pengangkatan ASN kepada perwakilan ASN yang dilantik.

Baca juga: Dua Rumah di Proklamasi B Samarinda Terbakar, Dugaan Awal Karena Konsleting Listrik

Baca juga: 7 Raperda Disahkan DPRD, Walikota Samarinda Andi Harun Harap Bisa Optimalkan Pendapatan Daerah

Baca juga: Update Stok Darah di UDD PMI Samarinda Hari Ini, Stok Darah Plasma Konvalesen 27 Kantong

Dalam arahannya Walikota Andi Harun selain memberikan selamat kepada 218 yang resmi menerima SK pengangkatan ASN tersebut, juga menekankan agar ASN bekerja dengan penuh inovasi dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, walikota turut menyampaikan bahwa sebagai pegawai negeri sipil, harus memiliki disiplin dan etos kerja yang tinggi.

"Menjadi ASN tidak berarti berhenti berkarya, harus terus belajar, meningkatkan kualitas dan potensi diri, ketika mendapat penugasan bersifat administratif ataupun teknis, bisa meningkatkan kompetensi melalui workshop, Diklat ataupun pelatihan yang ada," tutur Andi Harun di hadapan para ASN.

Tak ketinggalan Andi Harun juga menekankan integritas bagi ASN agar tidak melakukan praktik melanggar hukum seperti pungli dan suap.

Bagi Andi Harun, ASN harus menjunjung profesionalisme dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.

"Kalau motivasi kita menjadi ASN bukan berlandaskan integritas, maka kita tidak akan bisa menjadi ASN yang profesional dan bertanggung jawab, pelayanan kita kepada masyarakat akan menjadi transaksional," sebut wali kota lebih lanjut.

Dijelaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt,) Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKP2D) Kota Samarinda, Ali Fitri Noor, bahwa ASN yang menerima SK pengangkatan hari ini terdiri atas 165 orang formasi guru, 46 formasi tenaga kesehatan dan tenaga teknis sebanyak 10 orang.

218 orang ASN ini mengisi formasi kebutuhan ASN Pemkot Samarinda yang 9ada tahun 2019 dibuka sebanyak 221 formasi.

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda RDP soal Pemasangan Baru Air Perumdam Tirta Kencana di Bukuan

"Jadi jumlah peserta yang lulus 218 formasi dan satu orang mengundurkan diri, yang sedang diusulkan penggantinya," jelas Ali pada kesempatan yang sama.

Selain itu Ali Fitri yang juga Asisten III Pemkot Samarinda ini mengungkapkan pada formasi ASN tahun 2019, masih ada beberapa formasi yang belum terisi.

"Ada tiga formasi yang belum terisi yaitu sebanyak 2 orang untuk formasi perawat anastesi, dan guru agama katolik 1 formasi," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved