Breaking News:

Berita DPRD Samarinda

Komisi II DPRD Samarinda RDP soal Pemasangan Baru Air Perumdam Tirta Kencana di Bukuan

Terkait pemasangan baru instalasi air bersih di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Penulis: Hanifan Ma'ruf | Editor: Budi Susilo
HO/DPRD SAMARINDA
Rapat Dengar Pendapat DPRD Samarinda komisi II dengan direksi Perumdam Tirta Kencana dan warga Kelurahan Bukuan, Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Terkait pemasangan baru instalasi air bersih di Kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pihak Komisi II DPRD Samarinda mengadakan gelar rapat pendapat dengan warga setempat.

Dalam RDP itu juga dihadiri oleh direksi Perumdam Tirta Kencana dan CV 5 Bersaudara yang juga bergerak dalam penyediaan air bersih bagi warga Bukuan, Palaran.

5 orang anggota komisi II hadir dalam dengar pendapat tersebut yang bertempat di aula kelurahan Bukuan, Kecamatan Palaran, Rabu (24/11/2021).

Fuad Fakhruddin selaku ketua komisi II menyatakan dalam RDP itu juga membahas tentang permasalahan pemasangan air bersih dari perumdam Tirta Kencana dengan CV 5 Bersaudara di tempat tersebut.

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Sebut Kunci Penanganan Banjir Ada di Sungai Karang Mumus

Baca juga: Sekretariat DPRD Samarinda Akan Siapkan Media Center untuk Jurnalis

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Akan Tindaklanjuti Hasil Sidak di SPBU Terkait Antrean Truk Solar

Perumdam Tirta Kencana sendiri hendak melakukan pemasangan baru bagi warga yang belum teraliri air bersih di Kelurahan Bukuan.

Namun hal ini dilarang oleh pihak CV 5 Bersaudara karena khawatir pemasangan pipa dari perumdam dapat merusak sambungan pipa yang telah dibuat pihaknya.

"Kita ingin jangan sampai polemik ini berlarut hingga membuat gesekan berkepanjangan, yang terpenting masalah harus segera diselesaikan dengan cepat," kata Fuad usai RDP itu.

Hingga menjelang akhir 2021 ini tercatat ada sekitar 2000 pelanggan yang belum teraliri air bersih di kelurahan tersebut.

Maka dari itu Fuad berharap agar kedua belah pihak dapat bertemu lebih lanjut untuk mencari win win solution.

Baca juga: Komisi II DPRD Samarinda ke Parlemen DKI Jakarta, Belajar Penerapan e-Parking

"Walaupun belum ada kesepakatan, kedua belah pihak memastikan akan melakukan pertemuan lagi untuk mencari solusi permasalahan ini," terang politisi partai Gerindra ini.

Hadir pula dalam kesempatan itu lurah Bukuan, dan PLT Camat Palaran. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved