Breaking News:

Berita Kutim Terkini

Jalan Poros Sangatta-Bengalon Kutai Timur Rusak, Arus Lalu-lintas Macet 17 Jam

Kondisi Jalan Poros Sangatta-Bengalon tepatnya di kilometer 26, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Kondisi jalan rusak di jalan poros Sangatta-Bengalon tepatnya di kilometer 26, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (28/11/2021). TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kondisi Jalan Poros Sangatta-Bengalon tepatnya di kilometer 26, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, sangat memprihatinkan.

Pasalnya, separuh jalan mengalami longsor sehingga kendaraan harus berlalu lalang dengan cara bergantian.

Ditambah lagi dengan adanya truk pembawa alat berat yang mengalami amblas sehingga pengendara harus membuat akses darurat di sisi badan jalan.

Kerusakan jalan ini membuat lalu lintas terhambat bahkan kemacetan parah terjadi sampai sejauh lima kilometer.

Baca juga: Jalan Sangatta Utara-Rantau Pulang Kutim Rusak, Bupati Ardiansyah Sulaiman Beri Perintah Tutup

Baca juga: Akses Jalan Poros Bontang-Samarinda Lumpuh Akibat Banjir, 1 Truk Angkutan Batu Bara Terbalik

Baca juga: Akses Jalan Poros Trans Kalimantan Rusak Parah, Picu Kekurangan Pasokan Sembako

Salah seorang pengendara mobil muatan solar, Ayu, mengakui bahwa dirinya sudah  lebih dari 17 jam berada di kemacetan tersebut.

"Dari jam 11 malam sampai jam 4 sore ini belum bisa lewat," ujarnya pada TribunKaltim.co, Minggu (28/11/2021).

Lebih lanjut, Ayu mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan dari Kota Samarinda menuju ke Kecamatan Muara Wahau.

Kendati ada akses lain melalui Kecamatan Rantau Pulung, ia mengaku kondisi Jalan Sangatta-Bengalon lebih layak untuk dilalui oleh kendaraan besarnya.

Baca juga: Banjir Rendam Kampung Muara Tae Hingga Ruas Jalan Poros Trans Kalimantan di Kubar

"Kalau lewat Rantau Pulung malah lebih jelek jalannya, apalagi musim hujan. Jadi kami lewat sini, tapi ternyata macet ini," ujarnya.

Berdasarkan pantauan TribunKaltim.co, hanya kendaraan roda empat kecil yang bisa melewati jalan tersebut melalui akses darurat tersebut.

Itupun harus dilalui dengan hati-hati dan bergantian sebab jalan yang dilalui berada di perbukitan dan berkelok.

Terkait kerusakan ini, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi dan meminta agar Dinas Pekerjaan Umum melakukan koordinasi.

"Sudah saya perintahkan untuk segera memperbaiki dengan menimbun sementara, supaya aktivitas masyarakat tidak terhambat," ujarnya.

Mengingat jalan poros tersebut merupakan jalan milik Provinsi Kalimantan Timur, Dinas PU telah menghubungi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional untuk segera melakukan perbaikan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved