Sabtu, 25 April 2026

Hari AIDS Sedunia

Makna Pita Merah Pada Peringatan Hari AIDS Sedunia, Terinspirasi dari Tentara Amerika

Hari peringatan HID/AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya, identik dengan pita merah

newsd.in
HARI AIDS SEDUNIA - Makna Pita Merah Pada Peringatan Hari AIDS Sedunia, Terinspirasi dari Tentara Amerika 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari peringatan HID/AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya, identik dengan pita merah.

Lalu, tahukah kalian mengenai makna dari pita merah yang kerap muncul sebagai simbol di hari HIV/AIDS?

Berikut penjelasan mengenai makna pita merah pada hari HIV/AIDS:

Pita merah sendiri sudah menjadi simbol kesadaran terhadap AIDS yang diakui secara internasional, digunakan untuk memberikan dukungan pada orang-orang dengan HIV dan mengenang mereka yang meninggal karena penyakti terkait AIDS.

Bagaimana asalnya penggunaan pita merah tersebut?

Pada 1988, sebuah kelompok bernama Visual AIDS didirikan oleh para profesional seni sebagai respons terhadap pengaruh AIDS pada komunitas seni sekaligus cara untuk mengajak para pelaku dan penikmat seni untuk berkontribusi memerangi AIDS.

Baca juga: Besok Hari AIDS Sedunia, Apa Bedanya HIV dan AIDS? Ketahui Perbedaannya

Baca juga: Hari AIDS Sedunia: Sejarah Kematian Freddie Mercury yang Sembunyikan Penyakit HIV dari Fans

Baca juga: Hari AIDS Sedunia, Kapan Pertama Kali Virus HIV Terdeteksi? Pernah Diibaratkan Sebagai Hukuman Mati

Tiga tahun kemudian pada 1991, para seniman Visual AIDS bersama-sama merancang simbol visual sebagai wujud belas kasih bagi orang-orang dengan HIV dan orang-orang yang merawat mereka.

Pita itu ternyata terinspirasi dari pita kuning untuk menghormati para tentara Amerika yang bertugas dalam perang Teluk.

Namun, para seniman memilih pita merah sebagai lambang dukungan dan solidaritas mereka untuk orang-orang dengan HIV dan untuk mengenang mereka yang meninggal karena penyakit terkait AIDS.

Warna merah sendiri dipilih karena dianggap berhubungan dengan darah dan gagasan dari sebuah gairah (passion).

"Tidak hanya dalam hal kemarahan tetapi juga cinta," demikian diungkapkan oleh pendiri Red Ribbon Porject (Proyek Pita Merah), seperti dilansir situs UNAIDS.

Dalam sebuah kampanye spontan pada 1991, para sukarelawan Proyek Pita Merah mengirimkan surat dan pita merah kepada semua peserta yang menghadiri Tony Awards di Amerika Serikat, di mana aktor Jeremy Irons tampil di televisi nasional dengan pita merah tersemat di kerah pakaiannya.

Baca juga: Sederet Khasiat Buah Sawo, Cegah Kanker hingga HIV, Simak Tips Menyimpan dan Mengonsumsi Sawo

Simbol itu kemudian datang ke Eropa dalam skala massal pada Senin Paskah di 1992, ketika lebih dari 100.000 pita merah dibagikan selama Konser Penghormatan Kesadaran AIDS Freddy Mercury di stadion Wembley, Inggris.

Lebih dari satu miliar orang di lebih dari 70 negara menonton pertunjukan tersebut melalui televisi.

Sepanjang era '90-an, banyak selebritas menggunakan pita merah, yang juga didukung oleh kepedulian tinggi Putri Diana terhadap AIDS.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved