Virus Corona di Kaltim
Cegah Penularan Varian Omicron, Pemerintah Batasi Visa dari Beberapa Negara
Fluktuasi perkembangan penularan Covid-19 terus terjadi di Kaltim, meskipun dalam dua bulan terakhir mengalami tren menurun, namun penularan masih ter
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Fluktuasi perkembangan penularan Covid-19 terus terjadi di Kaltim, meskipun dalam dua bulan terakhir mengalami tren menurun, namun penularan masih terjadi setiap harinya.
Maka itu pemerintah meminta tetap waspada dan selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sehari-hari.
Apalagi dengan adanya varian omicron ini, Pemerintah tengah berupaya mengambil tindakan, salah satunya membatasi visa dari beberapa negara yang sedang melawan varian terbaru itu.
“Saat ini telah ditemukan varian baru dari Covid-19 di beberapa negara, yaitu Omicron. Pemerintah sudah mengambil tindakan dengan membatasi visa dari beberapa negara terkait," ucap Jubir Satgas Covid-19 Kaltim Andi Muhammad Ishak dikutip dari siaran pers Biro Adpim Pemprov Kaltim, Rabu (1/12/2021).
Ia pun berpesan agar selalu menaati protokol kesehatan. Tujuannya untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus yang pernah terjadi beberapa bulan silam.
Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Melandai, Manajemen RSUD Taman Husada Bontang Akhiri Kontrak Kerja 36 Nakes
Baca juga: Omicron jadi Varian Baru Covid-19 yang Mematikan, Ganggu Target Indonesia 2030 Bebas AIDS
"Dan kita juga harus tetap waspada dengan hal ini, agar tidak lagi terjadi ledakan kasus seperti sebelumnya. Untuk itu kita utamakan pencegahan,” jelas Andi Muhammad Ishak.
Di Kaltim, lanjut dia, perkembangan terakhir penularan Covid-19 per Selasa, 30 November 2021, trennya terus menurun.
Di mana kasus aktif tersisa 73 kasus, seiring bertambahnya pasien sembuh 8 kasus, pasien terkonfirmasi 4 kasus, dan meninggal dunia 0 kasus.
Sehingga pasien yang masih dirawat atau kasus aktif turun 4 kasus dari sebelumnya 77 kasus.
Dengan penambahan sejumlah kasus, maka secara kumulatif saat ini pasien terkonfirmasi berjumlah 158.232 kasus sejak Maret 2020. Pasien sembuh sebanyak 152.707 kasus dan pasien meninggal dunia 5.452 kasus.
“Sekali lagi kami imbau masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan penularan Covid-19 di Kaltim. Terus terapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak aman dan selalu mencuci tangan dengan sabun serta air mengalir.
Rutinlah berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Konsumsi makanan sehat dan suplemen yang cukup. Mari kita jaga diri, jaga keluarga dan jaga lingkungan kita dari bahaya Virus Corona ini,” ucapnya.
Baca juga: Cegah Varian Omicron, Ini Ketentuan Karantina bagi WNI/WNA & Daftar Negara Dilarang Masuk Indonesia
Data Kasus Covid-19 Kaltim hari ini, Rabu (1/12/2021):
Penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19: 4 kasus
Berau 1 kasus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/jubir-satgas-covid-19-kaltim-andi-muhammad-ishak-t.jpg)