Minggu, 19 April 2026

Berita Samarinda Terkini

Kemeriahan Hudoq Pakoq di Gang Usaha Loa Buah Samarinda

Telah berlangsung kegiatan Hudoq Pakoq di kawasan Gang Usaha Loa Buah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI
Suasana berlangsungnya kegiatan Hudoq Pakoq, di kawasan Gang Usaha Loa Buah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (1/12/2021) sore. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Telah berlangsung kegiatan Hudoq Pakoq di kawasan Gang Usaha Loa Buah, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (1/12/2021) sore.

Hadoq Pakoq merupakan rangkaian penutup dari kegiatan masa Hudoq, yang dimulai dari Hudoq Taharii, dilakasanakan di Gang Usaha, Loa Buah, pada (21/11/2021).

Lalu dilanjut dengan Hudoq Kawit yang dilaksanakan di Lamin Syaharie Jaang, Batu Cermin, Kota Samarinda, pada (28/11/2021), dan ditutup pada hari ini dengan Hudok Pakoq.

Berdasarkan pautauan TribunKaltim.co, di lapangan nampak para masyarakat antusias mengikuti kegiatan, yang mana dibalut dengan pakaian adat.

Baca juga: Teliti Tarian Hudoq Tradisi Lomplai, Kasmidi Bulang Berhasil Raih Gelar Doktor Ilmu Sosial

Baca juga: Tarian Hudoq Kearifan Budaya Lokal dan Adat Istiadat Warga Kutai Barat yang Masih Terus Dilestarikan

Baca juga: Turut Disaksikan Syaharie Jaang, Bupati Mahulu Buka Festival Hudoq Cross Border 2019

Tidak hanya itu, juga ada terdapat masyarakat-masyarakat sekitar yang menonton dari luar lapangan atau tidak ikut dalam lingkaran menari.

Dijelaskan oleh Seting anggota Dewan Adat Dayak Bahau Samarinda, rencananya akan berlangsung hingga malam hari, yang dihadiri oleh seluruh masyarakat Dayak Bahau.

"Tetapi ada juga undangan-undangan kepada seluruh suku dayak yang ada di lainnya," ujarnya kepada TribunKaltim.co di lokasi.

Ia menjelasakan bahwa dalam kegiatan Hudoq Pakoq ini rata-rata mereka akan memakai daun hidup yang diletakan di kepala terutama Pakis.

Baca juga: Tutup Upacara Hudoq Pekayang di Kampung Lirung Ubing, Bupati: Ini Bisa Jadi Daya Tarik Wisata

Karena Pakis itu melambangkan cepat tumbuh, subur. Juga tentunya memakai pakaian Hudoq.

"Tapi intinya kemeriahan, orang bersuka-suka bersenang-senang, karena habis ini orang akan bekerka keras lagi mengurus ladang," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved