Berita Samarinda Terkini
Jadi Narasumber Seminar di Samarinda, Walikota Andi Harun Inginkan Peningkatan Kualitas Pendidikan
Walikota Samarinda, Andi Harun menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Samarinda.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Walikota Samarinda, Andi Harun menjadi narasumber dalam Seminar Pendidikan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Samarinda.
Seminar yang bertema “Upaya pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing dalam menghadapi globalisasi era milenial di kota Samarinda” itu diadakan di gedung Balai Kota Samarinda, Kamis (2/12/2021).
Seminar dihadiri oleh ratusan guru dan tenaga pendidik di kota Samarinda dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga SMP.
Sekitar 200 lebih partisipan yang mengikuti acara seminar itu melalui sambungan virtual dan beberapa perwakilan tenaga pendidik yang hadir langsung di ruang rapat utama Balai Kota Samarinda.
Selain wali kota, pembicara dalam seminar pendidikan itu ialah Helen Rusianto selaku Finance and HR Director yang juga founder dari Esa Cipta Harapan School, sebuah lembaga pendidikan swasta dari jenjang TK hingga SMP yang ada di Samarinda.
Baca juga: Wagub di Seminar Pendidikan: Selain Kuasai Materi, Guru Harus Mampu Komunikasi dengan Muridnya
Baca juga: Seminar Pendidikan Karakter di Balikpapan Dihadiri Seratusan Guru
Baca juga: Walikota Andi Harun Lantik Dewan Pendidikan Kota Samarinda, Bantu Tingkatkan Mutu
Dalam penyampaiannya, Andi Harun mengemukakan beberapa hal tentang dunia pendidikan di Samarinda yang ia inginkan untuk bisa meningkat kualitasnya.
Menurut Andi Harun tenaga pengajar di sekolah tidak hanya melakukan tanggung jawab formil dalam melaksanakan profesinya, namun juga harus memiliki komitmen dalam menjalankan tugasnya.
Walikota juga menyampaikan bahwa perhatian pemerintah tentang kesejahteraan guru khususnya di kota Samarinda telah diberikan secara maksimal, hal itu dilihat dari anggaran belanja yang digelontorkan pemkot untuk sarana prasarana dan tunjangan kesejahteraan guru.
“Saya mohon sebagai profesi guru, kita tidak lagi sekedar sebagai tanggung jawab formil belaka, namun ada tanggung jawab moral di dalamnya, kita harus merasa malu ketika negara sudah memberi perhatian, tapi kualitas pendidikan kita tidak beranjak ke arah yang jauh lebih baik dari hari ini,” ungkap Andi Harun.
Dikemukakan Andi Harun bahwa anggaran saran dan prasarana di bidang pendidikan di kota Samarinda yang telah terealisasi pada tahun 2021 mencapai sekitar Rp 16 miliar, kemudian anggaran kesejahteraan guru di tahun yang sama mencapai angka Rp 88,4 miliar.
Baca juga: Inilah 3 Dosa Besar Dunia Pendidikan di Indonesia yang Akan Dihapus Mendikbudristek Nadiem Makarim
Dengan angka itu, wali kota berharap lebih dalam meningkatnya kualitas pendidikan di kota Samarinda yang menurutnya saat ini masih belum maksimal.
“Ini menunjukkan bahwa pemerintah meskipun masih kurang bagi sebagian pihak, tetapi telah hadir di pembangunan sektor pendidikan di kota Samarinda, namun apakah dari anggaran tersebut sudah ada yang membuat anak kita menjadi berprestasi dengan juara olimpiade atau yang lainnya,” Andi Harun memaparkan.
Maka dari itu, dengan adanya seminar pendidikan dari pemateri yang ada, wali kota mengharapkan adanya perubahan pola pikir dan paradigma guru serta tenaga pendidik dalam melaksanakan profesi sehingga berimbas kepada meningkatnya kualitas pendidikan dan prestasi siswa di sekolah.
“Mudah-mudahan setelah seminar ini ada perubahan pola tata kerja di dalam melaksanakan tugas-tugas kita di dunia pendidikan,” tandasnya.
Baca juga: Hardiknas 2021, Disdikbud Bontang Berharap Dunia Pendidikan Segara Pulih Pasca Pandemi Covid-19
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengatakan bahwa tema seminar pendidikan ini dipilih agar dapat memberikan informasi kepada guru dan tenaga pendidik di kota Samarinda tentang fenomena dan tantangan pendidikan di era globalisasi saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/seminar-pendidikan-di-kota-samarinda.jpg)