Berita Bontang Terkini
Tertunda Tiga Kali, DPRD Bontang Kembali Jadwalkan Rapat Besar Pembahasan Banjir
DPRD Bontang kembali menyusun jadwal rapat besar bersama seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa (7/12/2021) pekan depan.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - DPRD Bontang kembali menyusun jadwal rapat besar bersama seluruh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa (7/12/2021) pekan depan.
Rapat besar yang tertunda tiga kali itu akan membahas persoalan banjir yang selama ini masih menjadi momok bagi masyarakat Bontang.
Rapat itu, rencananya akan membahas tuntas mengenai fokus kerja dan kesiapan Pemkot Bontang dalam menuntaskan banjir tahun depan.
"Di sini kita bahas semua. Kita ingin mengetahui ketegasan pemerintah soal banjir ini. Biar semua jelas. Karena sudah tiga kali tertunda karena pemegang kebijakan tidak datang," ungkap Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris dalam agenda resesnya, Kamis (2/12/2021).
Menurutnya, program penuntasan banjir ini harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Karena menyelesaikan persoalan banjir di wiliyah yang rentan ini harus dari akar permasalahannya.
Baca juga: Penanganan Banjir di Bontang Hanya Dianggarkan 3,36 Persen, Pemkot Abaikan Komitmen Awal
Baca juga: Alokasi Anggaran Banjir di Bontang Meleset dari 10 Persen APBD 2022, Pemkot Cuma Anggarkan Rp 42 M
Baca juga: Soal Banjir di Bontang, DPRD Agendakan Rapat Besar, Panggil Semua Pejabat Pemkot
Misalnya seperti masalah banjir di Kelurahan Guntung, Bontang Utara.
Politisi Gerindra ini menilai menyelesaikan persoalan banjir di Guntung tidak terlalu rumit.
Hasil dari tinjauan di lapangan sebelumnya, ada dua masalah yang menyebabkan banjir di Guntung. Yakni adanya tanggul yang bocor dan keberadaan 4 rumah yang tak jauh dari tanggul.
Sehingga solusinya, perlu segara melakukan perbaikan tanggul dan merelokasi 4 rumah tersebut.
"Selain diperbaiki juga perlu ditingkatkan penahannya agar bisa menampung lebih banyak debit air. Kalau itu dikerjakan, maka saya pastikan bisa mengurangi air yang meluap," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/banjir-landa-kelurahan-guntung.jpg)