Berita Berau Terkini
Ipang, Nelayan Asal Talisayan Berau yang Dinyatakan Hilang Akibat Cuaca Buruk, Berhasil Ditemukan
Setelah dinyatakan hilang lantaran cuaca buruk sejak, Selasa (7/12/2021), kini Ipang (35) nelayan asal Talisayan ditemukan selamat, Kamis (9/12/2021)
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Setelah dinyatakan hilang lantaran cuaca buruk sejak, Selasa (7/12/2021), kini Ipang (35) nelayan asal Talisayan ditemukan selamat, Kamis (9/12/2021).
Hal tersebut menjadi kabar gembira setelah proses pencarian yang diiringi cuaca yang tidak menentu beberapa hari ini.
Ketua Unit Siaga Basarnas Berau, Irawan menyampaikan kabar tersebut, pihaknya juga menyatakan bahwa Ipang ditemukan dengan kondisi sehat tanpa kurang sedikit pun.
“Ya benar, sudah ditemukan,” ungkapnya kepada Tribunkaltim.co, Kamis (9/12/2021).
Irawan menjelaskan kronologinya, pada Rabu (8/12/2021) pukul 11 malam, Ipang bertemu dengan Kapal Mesin (KM) Bahar di perairan Pulau Mataha.
Baca juga: Nelayan Hilang di Pelabuhan Royok Kutai Barat, Sempat Terjun ke Air Kejar Perahunya yang Hanyut
Baca juga: UPDATE Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Marungu, Tim SAR Temukan Long Boat dan Tangkapan Udang
Baca juga: Nelayan Hilang Belum Ditemukan, Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim Sebut 2 Kemungkinan, Dimangsa Buaya?
Setelah bertemu, pada keesokan harinya, Ipang bersama kru KM Bahar berlayar menuju Kampung Balikukup sehingga tiba di Balikukup, pada Kamis (9/12/2021) pukul 12.10 WITA dalam keadaan selamat.
Diketahui, saat ini masih dilakukan penanganan terkini kepada Ipang. Dirinya ditemukan juga dengan kapal yang sebelumnya diketahui mati mesin saat sedang merawai bersama rekan-rekannya sebelum dinyatakan menghilang.
“Masih didalami, masih kami diskusikan dengan rekan rescue lainnya,” sambungnya.
Sebelumnya, Sebuah kapal nelayan bersama nakhodanya dikabarkan menghilang di perairan Sangalaki, Selasa (7/12/2021). Komandan Pos AL (Danposal) Tanjung Batu mengaku menerima laporan tersebut sekitar pukul 20.40 Wita. Nelayan tersebut menghilang saat cuaca buruk serta terjadi kerusakan mesin.
Dansatrol Lantamal XIII Tarakan, Kolonel Laut (P) Sahatro Silaban, mengatakan, informasi itu didapatkan sesaat setelah Danpos AL Tanjung Batu dihubungi oleh Adam, yang merupakan ketua nelayan Tanjung Batu.
Baca juga: Tim Basarnas dan BPBD PPU Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Laut Muara Telake
Korban bernama Ipang (35), warga Talisayan yang bekerja sebagai nelayan rawai. Korban memiliki ciri-ciri berbadan tinggi, dengan warna kulit hitam, kurus telanjang dada, serta menggunakan celana warna hitam. Warna perahu merah putih pakai tenda terpal hijau dibagian belakang.
Sementara identitas nelayan atau teman korban lainnya adalah Basri (41), Jamal (41) dan Lempa (41). Ketiganya juga merupakan warga Talisayan.
Kejadian itu berlokasi di perairan Sangalaki jarak 47 KM arah Timur Laut dari Talisayan
Kronologi kejadian, Senin 06 Desember 2021 sekira pukul 09.00 WITA Empat perahu Nelayan (masing-masing perahu 1 orang dan membawa 2 Rawai) berangkat pergi mencari ikan dengan cara merawai (metode penangkapan ikan yang dilakukan secara komersial menggunakan tali panjang yang disebut tali utama serta tali kail yang terpasang).
Sekitar pukul 11.00 WITA ke-4 nelayan tiba di lokasi Perairan Sangalaki (fishing ground) langsung menebar Rawai.
Baca juga: BPBD PPU dan TNI-Polri Cari Nelayan Hilang di Perairan Muara Telake, Usai Alami Kecelakaan Air