Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Berau Terkini

Perbaikan Jalan Rusak di Kelay Terhalang KBK, Pemkab Berau akan Konsultasikan ke Pusat

Wakil Bupati Berau, Gamalis mengakui kondisi jalan Kelay memang harus mendapatkan perhatian, namun pembangunannya sangat bertentangan lantaran masuk d

Tayang:
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Salah satu kawasan jalan Kecamatan Kelay yang rusak parah dan diminta untuk segera ditangani. HO/TRIBUNKALTIM.CO 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau, Gamalis mengakui kondisi jalan Kelay memang harus mendapatkan perhatian, namun pembangunannya sangat bertentangan lantaran masuk dalam Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK).

Gamalis mengakui daerah di kampung seperti Long Lamcin, Long Sului, Long Pelay dan lainnya, di kawasan Kelay, masyarakat sana mengeluhkan akses jalan, yang hingga sekarang belum mulus.

Menanggapi keluhan tersebut, Gamalis telah berbincang dengan Camat Kelay melalui panggilan suara, serta telah bertemu dengan kawan Dinas PUPR serta Tim Reaksi Cepat.

Pertemuan tersebut menemukan bahwa luasan kawasan tersebut masuk dalam KBK. Tentu saja, kawasan tersebut belum bisa diutak-atik berdasarkan statusnya.

“Sama sekali tidak bisa dikompromi kawasan itu ya, baik melalui anggaran APBD. JIka tadi masuk jalan status provinsi atau pusat ya tidak apa-apa,” bebernya kepada TribunKaltim.co, Jumat (10/12/2021).

Baca juga: Dari Hilir ke Hulu, Skenario 8 Kampung di Kelay Berau dalam Percepatan Perhutanan Sosial

Baca juga: Butuh Rp 3 Triliun untuk Tangani 550 Kilometer Jalan Rusak di Berau, PUPR Ajak Kolaborasi Perusahaan

Adapun pertemuan dengan pihak terkait menghasilkan solusi ataupun arahan yang harus ditempuh camat, serta masyarakat dan beberapa perusahaan yang berada di sana untuk pembangunan jalan.

Gamalis membeberkan di daerah Kelay, terdapat perusahaan yang masih aktif dan dua perusahaan yang kurang aktif. Untuk mengharapkan pemerintah melalui Dinas PUPR untuk membangun, sementara ini tidak bisa.

“Kalau mengandalkan PU, saat ini belum bisa, cuman untuk teknisnya seperti konsultasinya dan lain-lain yang dapat dibantu melalui SDM, masih bisa difasilitasi. Beberapa jalanan di sana dari perusahaan dan mereka bisa memfasilitasi,” ucapnya.

Adapun, lanjut Gamalis, melalui laporan camat yakni terdapat titik rusak jembatan, yakni jembatan Long Boi.

Kawasan jembatan tersebut masuk dalam KBK pula. Untuk memperbaiki jembatan tersebut diperlukan beberapa kayu penunjang, namun warga Long Boi belum berani untuk memberi tahu lokasi kayu setempat.

Baca juga: Pemkab Butuh Rp 3 Triliun untuk Tangani Jalan Rusak Sepanjang 550 Km di Kabupaten Berau

Menurut Gamalis hal tersebut masih wajar. Sesuai data dari DInas PUPR panjang daerah kawasan jalan Kelay mencapai 85,4 ribu meter dan sekiranya 83 ribu meter masuk lahan KBK. Hanya sakitar 1.000 meter yang bebas dari KBK.

Hal ini menjadi dilematis bagi Gamalis, jika tidak bergerak keinginan masyarakat tidak akan diakomodir.

Apalagi, kawasan tersebut terbagi sebagai kawasan hutan produksi dan kawasan terbatas. Hanya sebagian kecil yang bebas.

“Untuk sekarang masih minim solusinya, kami coba bawa ke pusat dulu, mungkin ada kesempatan untuk dibebaskan,” tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved