Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Jelang Natal dan Tahun Baru, Polsek Sesayap Akan Tempatkan Posko Pelayanan di Pelabuhan Tideng Pale

Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Polsek Sesayap Kabupaten Tana Tidung akan mendata mana-mana kegiatan gereja nantinya dipusatkan

Penulis: Risnawati | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/RISNAWATI
Kapolsek Sesayap, Iptu Radyan Kunto Wibisono. (TRIBUNKALTIM.CO/RISNA) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Jelang Natal dan Tahun Baru 2022, Polsek Sesayap Kabupaten Tana Tidung akan mendata mana-mana kegiatan gereja nantinya dipusatkan.

Terutama di Kecamatan Sesayap, Betayau, dan Muruk Rian.

Kapolsek Sesayap, Iptu Radyan Kunto Wibisono mengatakan, pihaknya juga akan bentuk Posko Pengamanan Nataru. Dia menambahkan, Posko tersebut rencananya akan dipusatkan di Pelabuhan Tideng Pale.

"Nanti kita akan mengadakan rapat koordinasi dengan stakeholder terkait, untuk membahas persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru," ujarnya

Dia menyebutkan, titik-titik rawan di Kabupaten Tana Tidung, sejauh ini masih kondusif. "Belum ada kerawanan-kerawanan yang menonjol," jelasnya.

Baca juga: Jelang Nataru Harga Minyak Goreng dan Cabai Naik di Tana Tidung, Disperindagkop Awasi Pengepul Nakal

Baca juga: Jelang Nataru Harga Sembako Naik, Komisi 2 DPRD Tana Tidung Minta Disperindagkop Rutin Pantau Pasar

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Sembako di Tana Tidung Naik, Cabai Rawit Meroket, Rp 195 Ribu

Sementara terkait penempatan personel, dia sampaikan belum ada pentunjuk dari pimpinan atas. "Setelah ada petunjuk, baru nanti kita laporkan kebutuhannya berapa pada tiap-tiap instansi, dan dari Polsek sendiri berapa," katanya.

Dalam pelaksanaan Nataru nantinya, dia mengimbau masyarakat Tana Tidung terus mematuhi protokol kesehatan. "Untuk perayaan-perayaan Natal itu, sesuai petunjuk dari pimpinan untuk ditiadakan.

Namun untuk kegiatan ibadah tetap dilaksanakan seperti biasa dengan protokol kesehatab yang ada," terangnya. Hal itu, tentunya bertujuan untuk menghindari gelombang 3 pendemi Covid-19.

"Kita ketahui ada varian baru yang namanya omicron. Jadi perlu masyarakat terutama di KTT ini ketahui, bahwa kita harus sama-sama untuk menjaga situasi di sini.

Kita patuhi protokol kesehatan supaya nanti tidak timbul gelombang 3 dari pandemi covid-19 ini," imbaunya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved