Berita Balikpapan Terkini
Aliansi Mahasiswa Pelajar Balikpapan Gelar Mimbar Bebas dan Penggalangan Dana
Aliansi Mahasiswa Pelajar Balikpapan menggelar acara mimbar bebas dan penggalangan dana di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, Minggu (12/12/2021)
TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Aliansi Mahasiswa Pelajar Balikpapan menggelar acara mimbar bebas dan penggalangan dana di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, Minggu (12/12/2021).
Ada dua belas lembaga yang tergabung dalam aliansi tersebut, diantaranya BEM UNIBA, BEM STIEPAN, BEM STT MIGAS, BEM POLTEKBA, Aliansi Kampus Perjuangan, GMKI Balikpapan, GMNI Balikpapan, Aliansi Pelajar Balikpapan, Lintas Komunal, BEM se-Kalimantan dan HMF Hukum UNIBA.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai peringatan hari HAM sedunia, sekaligus peduli banjir Kalimantan Barat dan erupsi Gunung Semeru.
Tema dari kegiatan tersebut yakni “Negara, Peka Atau Buta Tuli Terhadap Ham?” dan dimulai pada pukul 16.00 WITA.
Koordinator Lapangan, Mohammad Taufik mengungkapkan, bahwa para anggota aliansi diberi kesempatan untuk berorasi dengan mengangkat delapan poin tuntutan.
Baca juga: Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Wamena Nilai Gubernur Ganjar sebagai Tokoh Pemersatu Perbedaan
Baca juga: Rektor Unmul Minta Mahasiswa Teknik Pertambangan Cari Cara Eksploitasi SDA di Kaltim tak Rusak Alam
Baca juga: Salah Satu Wajib Pajak Terbesar, Pertamina Raih Penghargaan dari Pemkot Balikpapan
Berikut delapan poin tuntutan tersebut :
1. Menuntut negara agar melindungi hak korban dan menindak tegas pelaku asusila dengan mengesahkan RUU PKS tanpa revisi.
2. Menuntut seluruh PTN dan PTS Kota Balikpapan untuk mengimplementasikan Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021.
3. Menuntut negara untuk menyelesaikan PR kesejahteraan masyarakat sesuai dengan UUD 1945.
4. Menuntut pemerintah khususnya pemerintah kota Balikpapan untuk menciptakan lingkungan hidup yang sehat bagi masyarakat.
5. Menuntut pemerintah untuk memberikan pendidikan gratis dan mendorong pemerataan kualitas pendidikan di setiap wilayah Kota Balikpapan.
6. Menuntut negara untuk memberikan ruang demokrasi yang aman dan nyaman.
7. Mengusut tuntas pelanggaran HAM yang belum terselesaikan di Indonesia.
8. Mengusut tuntas kematian 40 korban bekas lubang tambang di wilayah Kalimantan Timur.
Dia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membangkitkan kembali gerakan-gerakan pasca PPKM yang jauh dari anarkis.
“Saat PPKM sempat meredup, jadi kita gerakan lagi pergerakan Balikpapan dengan cara-cara pencerdasan seperti ini, yang jauh dari anarkis,” ucapnya saat ditanyai TribunKaltim.CO, Senin (13/12/2021).
Baca juga: Gabungan TNI-Polri Gelar Razia THM di Balikpapan, Jaring Pengunjung Positif Narkotika dan Bawa Sajam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dua-belas-lembaga-yang-tergabung-dalam-aliansi-mahasiswa-pelajar-balikpapan.jpg)