Berita Samarinda Terkini
Rektor Unmul Minta Mahasiswa Teknik Pertambangan Cari Cara Eksploitasi SDA di Kaltim tak Rusak Alam
Kalimantan Timur (Kaltim) terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya. Migas dan batubara menjadi sumber daya alam utama penyokong pendapatan devisa
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kalimantan Timur (Kaltim) terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya.
Migas dan batubara menjadi sumber daya alam utama penyokong pendapatan devisa negara. Hanya saja saat ini pengembangan potensi sumber daya alam di Kaltim masih belum maksimal.
Contohnya saja sektor batubara yang menggunakan sistem open pit atau dikeruk dari atas tanah membuat cadangan batubara menipis.
Tipisnya cadangan batubara itu diprediksi akan membuat Kaltim kehilangan batubara puluhan tahun mendatang.
Maka itu Rektor Universitas Mulawarman Masjaya meminta mahasiswa jurusan Teknik Pertambangan untuk mencari cara agar mencegah SDA di Kaltim cepat habis.
Baca juga: Akan Dibangun Dua Puskesmas Lagi, Dinas Kesehatan Kubar dan Unmul Rapat Studi Kelayakan
Baca juga: Komisi I DPRD Kaltim Audiensi dengan Himip FISIP Unmul
Mulai dari terobosan energi baru terbarukan hingga menemukan solusi alternatif agar cadangan SDA di Kaltim itu tidak habis.
Selain itu ia berpesan agar mahasiswa dan Alumni Teknik Pertambangan Unmul mencari cara agar eksploitasi di Kaltim tidak merusak alam.
"Sadari bersama Kaltim ini memiliki sumber daya alam melimpah, salah satu diantaranya terkait dengan pertambangan, peran alumni sangat penting, khususnya teknik pertambangan dalam rangka memberikan keahlian bagaimana supaya pengelolaan menjadi bisa bermanfaat bagi masyarakat," ucap Masjaya ketika menghadiri pelantikan pengurus Ika Fakultas Pertambangan Unmul, Minggu (5/12/2021).
Pada kesempatan tersebut, ia meminta agar peran mahasiswa dan alumni di masyarakat perlu ditingkatkan. Apalagi jelang pembangunan Ibu Kota Negara yang direncanakan tahun depan segera terealisasi.
Ia meminta agar peningkatan sumber daya manusia di fakultas tersebut ditingkatkan agar tidak kalah saing dengan lulusan atau mahasiswa yang berkuliah di luar Kaltim.
Baca juga: Kompolnas Kritik Polresta Samarinda, Panggil BEM Unmul Gara-gara Sebut Maruf Amin Patung Istana
"Dampak lain setelah pemindahan IKN terutama yang ada di Jakarta, yaitu masyarakat lokal jadi tersingkirkan, kami punya edukasi masyarakat di sekitar IKN bagaimana kita dampingi supaya siap jadi penduduk ibukota tidak tersingkirkan," tutur Masjaya.
"Kami berikan informasi aspek hukum misalnya fungsi lahan dengan bagaimana punya sertifikat jelas, bagaimana menjadi tenaga kerja bagus dan pembangunan ibu kota," ucapnya lagi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rektor-unmul-masjaya-menghadiri-pelantikan-pengurus-ikatan-keluarga-alumni-fakultas.jpg)