News Video
NEWS VIDEO Luhut: Setelah Omicron Terdeteksi, Kasus Covid-19 RI Masih Rendah
Hingga saat ini, Indonesia sudah melewati 157 hari sejak puncak kasus Covid-19 akibat varian Delta pada Juli lalu.
TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pasca ditemukannya penularan varian Omicron, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terbilang rendah.
Hingga saat ini, Indonesia sudah melewati 157 hari sejak puncak kasus Covid-19 akibat varian Delta pada Juli lalu.
"Terkait dengan perkembangan kasus varian Omicron, dapat kami infokan bahwa kasus Covid-19 masih ada dalam tingkat yang rendah pasca ditemukan kasus pertama varian tersebut di Indonesia," ujar Luhut dalam konferensi pers evaluasi PPKM yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (20/12/2021).
"Hari ini kita telah melewati 157 hari sejak puncak kasus varian Delta. Yang terus menunjukkan terkendalinya pandemi Covid-19," lanjutnya.
Luhut juga mengungkapkan, tingkat reproduksi kasus Covid-19 di Indonesia setelah adanya intervensi (Rt) nasional saat ini masih di bawah 1.
Baca juga: Ada Omicron, Umroh Ditunda, Begini Respon Para Pengusaha Travel dari Indonesia
Sehingga menurut Luhut kondisi pandemi di Indonesia masih terkendali.
Akan tetapi Luhut juga mengingatkan bahwa kondisi yang sudah baik ini bisa tiba-tiba berubah.
"Ingat angka ini bisa melonjak dalam waktu satu minggu saja. Sebagaimana pengalaman kita Juli lalu," tambah Luhut.
Dalam kesempatan yang sama Luhut juga memastikan, saat ini kasus penularan varian Omicron baru terdapat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran.
Dia pun menegaskan, kasus positif varian Omicron belum ditemukan di masyarakat.
"Saya ulangi, sampai hari ini omicron itu baru terdapat di Wisma Atlet. Itu sudah di lockdown oleh Menteri. Dan ada tiga peluang (kasus probable) lagi di Manado," ujar Luhut.
Baca juga: Bocor! Ilmuwan Bongkar Kondisi Sebenarnya Orang yang Sudah Vaksin 2 Kali saat kena Varian Omicron
"Ini (penularan varian Omicron) kita belum temukan di tengah masyarakat," lanjutnya.
Oleh karenanya, Luhut meminta masyarakat mematuhi semua instruksi Kementerian Kesehatan sebagai pencegahan meluasnya penularan varian baru ini.
Luhut juga meminta semua pihak tidak berpolemik mengenai varian Omicron ini.
Dia mengimbau agar isu mengenai penularan varian baru asal Afrika Selatan tidak dipolitisasi.(*)