Ekonomi dan Bisnis
Elnusa dan PHM Hasilkan Inovasi Teknologi Combo Unit, Simak Keunggulannya
PT Elnusa Tbk (Elnusa) lakukan Go Collaborative dengan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam mengembangkan teknologi Combo Unit
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Elnusa Tbk (Elnusa) lakukan Go Collaborative dengan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dalam mengembangkan teknologi Combo Unit untuk menunjang kegiatan well intervention di area swamp yang mencakup lapangan Tambora, Tunu, dan Handil.
Combo unit ini merupakan unit pertama karya Anak Bangsa Indonesia yang diimplementasikan di tanah air. Combo unit merupakan penggabungan unit slickline dan electricline menjadi satu.
Unit slickline merupakan suatu unit dalam intervensi sumur untuk memastikan akses sumur.
Sedangkan unit electricline memiliki kemampuan dalam menghantarkan arus listrik.
Baca juga: PHM Layarkan Dek Anjungan Migas Lepas Pantai WPN4 dan WPS3, Proyek JSN dari Kabupaten Bintan, Kepri
Baca juga: Produksi Migas PHM Melampaui Target, SKK Migas Kunker dan Tinjau Vaksinasi di Wilayah Operasi
Baca juga: Solidaritas PHM Tebar Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Kalsel dan Gempa Bumi Sulbar
Selain itu, Combo Unit juga sangat mungkin direplikasi di setiap sumur WK Mahakam dan lapangan lain di Sub Holding Upstream Pertamina Group.
Kolaborasi melalui teknologi Combo Unit ini, terbukti dapat mengintensifkan jumlah personel yang terlibat dalam kegiatan operasi.
Merampingkan peralatan yang dibutuhkan untuk operasi, mampu mempercepat waktu pekerjaan serta menurunkan biaya operasi.
"Efisiensi yang komplet," ujar General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam, Agus Amperianto.
Ke depannya, combo unit ini menjadi bagian yang sangat penting untuk kelanjutan optimisasi operasi di Mahakam dalam kaitannya.
Baca juga: PHM Terima Sertifikat ISO, Sistem Manajemen untuk Keberlanjutan Bisnis
"Dengan pengembangan anjungan minyak yang minimalis di lapangan Offshore (Offshore Minimalist Platform),” jelas Agus.
Direktur Operasi merangkap Direktur Pengembangan Usaha Elnusa, Rony Hartanto mengungkapkan terima kasihnya atas kepercayaan yang telah diamanahkan oleh PHM.
“Ini merupakan karya anak bangsa hasil kolaborasi nyata Elnusa dengan PHM yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina yang sangat memperhatikan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam pekerjaannya," terang Rony.
Rony berharap inovasi ini akan dapat lebih mendoro g upaya peningkatan produksi migas di Pertamina dan Indonesia.
“Karenanya kami terus berkomitmen untuk mengambil peran dalam mendukung program Produksi Migas 1 juta BOPD di tahun 2030.” ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/elnusa-dan-phm.jpg)