Rabu, 20 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Sopir Pengangkut Ban Alat Berat Samarinda-Balikpapan Ditemukan Tewas di Truknya

Seorang sopir truk mendadak ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kendaraan yang dibawanya di Jalan Ir. Soetami

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
HO/POLRESTA SAMARINDA
Kondisi Imam Basori saat ditemukan tidak bernyawa di dalam ruang kemudinya, di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (23/12/2021).  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang sopir truk mendadak ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kendaraan yang dibawanya di Jalan Ir. Soetami, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Kamis (23/12/2021) pagi.

Sopir yang diketahui bernama Imam Basori, asal Dusun Krajan, RT 06, kelurahan Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Jawa Timur ini ditemukan rekannya pada Pukul 08.45 Wita dalam kondisi tertelungkup di ruang kemudinya.

Kanit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Ipda Suyitno Hadi Kusumo melalui Kasubnit Inafis Aipda Harry Cahyadi menjelaskan dari keterangan rekan-rekan korban, sebelum meninggal Sopir 52 tahun terssbut mengalami batuk berat dan sesak nafas.

Ia menerangkan dari hasil identifikasi awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Baca juga: Geger, Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan Tewas di Lampung, Diduga Korban Rudapaksa

Baca juga: Polresta Samarinda Kerahkan 5.000 Personel Gabungan untuk Amankan Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda Bagikan 200 Kotak Makanan di Jalanan

"Dari kondisinya saat kita evakuasi, korban sudah meninggal 4 jam lamanya," terang Aipda Harry Cahyadi.

Dari hasil olah TKP awal petugas menemukan makanan yang sudah basi dan barang-barang pribadi korban.

Saat ini jasad sopir truck dengan nomor polisi P 8709 VE tersebut sudah dievakuasi oleh Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda, Tim CSI, Relawan Inafis dan relawan Samarinda ke RSUD AW Syahrani dengan menggunakan Ambulance PMI Kota Samarinda.

"Kita akan melakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban. Sambil menunggu pihak keluarga datang," tuturnya.

Untuk diketahui korban tengah membawa muatan ban alat berat yang rencananya akan dibawa dari Samarinda ke Kota Balikpapan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved