MotoGP
Jelang MotoGP 2022, Fabio Quartararo & Joan Mir 'Rebutan' Jadi Tandem Marc Marquez di Honda
Joan Mir dan Fabio Quartararo jadi kandidat kuat rider yang akan segera direkrut oleh Honda, menjadi tandem Marc Marquez
Menurut Carlo Pernat, Honda tidak boleh terus-terusan mengandalkan Marc Marquez untuk mendulang prestasi.
"Mereka perlu melindungi diri sendiri dan mereka tidak boleh bergantung hanya pada satu pembalap," kata Pernat, dilansir dari BolaSport.com dari Motosan.
"Jika Marc Marquez pada kondisi baik-baik saja, itu tidak masalah."
Baca juga: Berita MotoGP: Jelang GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, 2 Rider Muda Putus Dominasi Marc Marquez
"Namun, jika Marquez tidak baik-baik saja, mereka harus menunggu sedikit lebih lama."
"Tidak mengherankan mereka harus mencari solusi menambal (posisi Marquez)," imbuhnya.
Honda sekarang sudah sadar bahwa tidak bisa terus-terusan mengandalkan Marquez pada masa mendatang.
Tim berlogo sayap tersebut dikabarkan tengah membidik Fabio Quartararo dan Joan Mir untuk menjadi tandem Marc Marquez pada MotoGP 2023.
Honda disinyalir kurang puas dengan performa Pol Espargaro pada MotoGP 2021.
Carlo Pernat kemudian memprediksi bahwa salah satu dari Fabio Quartararo atau Mir pasti akan bergabung dengan Honda pada MotoGP 2023.
Baca juga: Berita MotoGP, Adik Marc Marquez Yakin Tampil Baik Musim 2022, Alex Marquez: Honda Mengubah Motornya
Adapun kontrak Quartararo dan Mir dengan tim masing-masing akan habis setelah MotoGP 2022 selesai.
"Saya yakin HRC dan manajer Fabio sudah berbicara, tetapi saya mengerti bahwa Honda juga sangat tertarik pada Joan Mir," tutur Pernat.
"Mereka pasti akan mendapatkan salah satu dari mereka dan itu kemudian akan memicu serangkaian reaksi berantai yang mengarah pada line-up MotoGP yang benar-benar berubah."
"Jelas saya berbicara tentang 2023 karena tahun ini semua masih memiliki kontrak."
"Tetapi, saya merasa bahwa pada awal MotoGP di Qatar, seseorang akan tahu di mana dan dengan siapa mereka berkarier tahun depan."
"Praktis semuanya akan berubah, kecuali lagi-lagi menurut saya di Ducati sedang membuat kebijakan berbeda, lebih terstruktur dan terencana," ucap dia melanjutkan.