Berita Kukar Terkini
Strategi Petani Desa Bhuana Jaya Kukar Antisipasi Pengerukan Batu Bara
Dalam rangka menjaga hutan dan daerah agar tetap terkelola dengan baik, warga desa Bhuana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang
Penulis: Aris Joni | Editor: Budi Susilo
Selain itu kata dia, tanah ini juga investasi, karena semakin lama harganya bukan semakin murah. Kalau dulu ucaonya, tahun 1990-an sawah-sawahnya itu harganya hanya kisaran Rp 30 jutaan, sekarang sudah diangka Rp 300 jutaan dan sudah sertifikat.
"Istilahnya lahan dikelola dengan baik untuk petani rezekinya pasti akan lancar. Walau hasilnya kadang sedikit dan banyak itulah usaha tani.
Dirinya juga mengaku pernah ditemuin dengan calo lahan batu bara yang rencananya diwilayahnyabtersebut akan ditambang.
"Tapi saya sampaikan di desa kami itu kalo bisa bebas tambang. Bukan urusan duit, bila kami tetap bertani anak cucu kami masih kebagian hasilnya. Sekarang 3 atau 5 miliar pasti habis, karena pegang uang banyak pikiran orang akan berubah. Ada juga sebagian orang yang berpikir kedepan beli tanah di daerah lain atau bisa diputarkan, kalo konsumtif sebelum mati uangnya sudah habis," pungkasnya. (*)
