Natal dan Tahun Baru
Usai Natal 2021, Tim Satgas Bontang Prediksi tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19
Tim Satgas Covid-19 Bontang, memperkirakan tidak ada lonjakan kasus usai perayaan Natal.
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Tim Satgas Covid-19 Bontang, memperkirakan tidak ada lonjakan kasus usai perayaan Natal.
Lonjakan kasus itu akan terukur dari tinggi rendahnya tingkat mobilitas saat perayaan natal, Sabtu 25 Desember kemarin.
Juru Bicara Tim Satgas Covid-19, Adi Permana mengatakan, tingkat lanjokan kasus perayaan natal kali ini berbeda dari tahun lalu.
Lonjakan kasus tahun lalu itu lantaran masyarakat belum mendapat suntikan vaksin Covid-19.
Baca juga: Update Virus Corona di Bontang, Rabu 1 Desember 2021, Cakupan Vaksin Pelajar Capai 90 Persen
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Bontang, 33 Pasien Covid-19 Sembuh dan 1 Orang Meninggal Dunia
Baca juga: UPDATE Virus Corona di Bontang, Kasus Covid-19 Meningkat Tajam, Orang Terpapar Capai 233
"Yah, enggak, karena sekarang banyak masyarakat yang sudah divaksin. Capaian vaksinasi kita kan sudah 83 persen," ujarnya saat dikonformasi, Minggu (26/12/2021).
Belum lagi, petugas gereja dan tim satgas memberlakukan aturan mewajibkan jamaat menggunakan aplikasi PeduliLindungi di seluruh greja saat menjalankan ibadah natal.
Sehingga dapat dipastikan, seluruh jamaat yang mengikuti ibadah natal telah mendapat suntikan vaksin.
"Kan dari aplikasi itu kita bisa tahu yang mana sudah vaksin dan yang belum," bebernya.
Adapun update kasus harian, per Sabtu 26 Desember ini tidak ada penambahan. Kini kumulatif kasus saat ini tersisa 10 kasus.
"Semuanya isolasi mandiri, tidak ada yang dirawat di rumah sakit," ungkapnya.
Adi pun berharap tingkat kasus harian terus bisa dikendalikan hingga pasca tahun baru nanti.
"Semoga begini terus trennya. Tidak ada lonjakan lagi seperti tahun lalu," tanda Adi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bersama-wali-kota-bontang-di-greja.jpg)