Berita Nasional Terkini
Pengamat Bongkar Dibalik Pertemuan Prabowo-Sandiaga Uno, Redam Konflik Gerindra Akibat Ijtima Ulama
Pengamat bongkar dibalik pertemuan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, redam konflik Gerindra akibat Ijtima Ulama
TRIBUNKALTIM.CO - Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Menparekraf) Sandiaga Uno ke Kantor Menteri Pertahanan Prabowo Subianto jadi perbincangan.
Banyak pihak yang mengaitkan pertemuan tersebut tak jauh-jauh dari Pilpres 2024.
Sebelumnya, Sandiaga Uno sempat mendapat dukungan dari Ijtima Ulama untuk maju sebagai Capres 2024.
Sementara itu, Sandiaga Uno masih tercatat sebagai kader Gerindra.
Di sisi lain, Gerindra masih mendorong Prabowo Subianto untuk maju di Pilpres 2024.
Baca juga: Survei Terbaru Menuju Pilpres 2024, Ganjar Diuntungkan Faktor Jokowi, Basis Prabowo Tergerus Anies
Baca juga: Survei Pilpres 2024 Terbaru, Yunarto Wijaya Bongkar Prabowo Kalah Telak Jika Pasangan dengan Puan
Baca juga: Terbaru, Survei Menuju Pilpres 2024, Kejutan Popularitas Sandiaga Uno Samai Prabowo, Ganjar & Anies?
Pengamat Politik Adi Prayitno pun membongkar alasan dibalik pertemuan mendadak Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto tersebut.
Dilansir dari Kompas.com, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi kantor Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Sebelumnya merebak kabar mengenai dukungan ijtima ulama dan reaksi politikus Gerindra Kamrussamad.
Pertemuan antara pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 lalu tersebut ternyata memunculkan momen unik.
Berdasarkan video pertemuan yang diunggah Sandiaga Uno dalam akun Instagram miliknya, Prabowo Subiannto terkejut ketika tahu bahwa Sandiaga berjalan kaki ke kantornya.
Prabowo Subianto mengaku baru tahu bahwa ternyata kantor Sandiaga Uno hanya berjarak sekitar 200 meter dari kantornya.
Sandiaga Uno pun memperlihatkan letak kantornya yang berdekatan dengan kantor Prabowo di dalam cuplikan video tersebut.
"Ada yang menarik saat bertemu dengan Pak @prabowo kemarin sore.
Ia terkejut mendengar bahwa saya berjalan kaki menuju ke kantornya.
Padahal jaraknya memang tak jauh, tak lebih dari 200 meter, masih bertetangga," kata dia.
Ia mengaku senang bisa mengunjungi Prabowo di sela-sela jadwal keduanya yang begitu padat.
Sandiaga Uno mengatakan, pertemuan antara dirinya dan Prabowo Subianto sebagian besar membahas mengenai isu-isu terkini.
Termasuk masalah kebangkitan ekonomi kreatif dan pariwisata.
Kepada Prabowo Subianto, ia mengatakan bahwa sektor yang saat ini sedang ia geluti, yakni pariwisata dan ekonomi kreatif mulai bergeliat.
Salah satu indikatornya yakni lapangan kerja yang mulai tercipta di sektor-sektor tersebut.
Baca juga: Nasib Anies Baswedan Bila Akhirnya Prabowo Duet dengan Ganjar di Pilpres 2024, Ini Hasil Simulasinya
Sandiaga Uno pun berharap pertemuan antara dirinya dengan Prabowo Subianto bisa memberikan pesan optimistis kepada masyarakat.
"Dari pertemuan ini saya berharap kita bisa sama-sama memberikan pesan optimis kepada masyarakat.
Sekaligus memastikan bahwa program yang pemerintah hadirkan telah tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu," kata Sandiaga.
Dibalik Pertemuan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno
Pertemuan Sandiaga dan Prabowo ini terjadi di tengah adanya dukungan bagi Sandiaga sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 dari Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia (PII) se-Jawa Barat.
Hal tersebut ternyata menimbulkan gejolak di internal Partai Gerindra.
Politikus Partai Gerindra Kamrussamad menyesalkan adanya dukungan bagi Sandiaga Uno dari kelompok tersebut.
Kamrussamad mengatakan, para ulama semestinya mengetahui sosok Sandiaga Uno yang sebenarnya, termasuk rekam jejaknya terhadap perjuangan umat Islam.
"Jangan melihat cover saja, track record-nya dalam 20 tahun terakhir ini, jejak dan kontribusinya terhadap perjuangan umat apa saja.
Saya khawatir ulama kita belum sepenuhnya mengetahui jejak sesungguhnya sosok Sandiaga," kata Kamrussamad dalam keterangan tertulis, Kamis (16/12/2021).
Baca juga: Munarman Bongkar 3 Motif Alasan Dirinya Dijerat Kasus Terorisme, Eks Sekum FPI Singgung Pilpres 2024
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno pun menilai, pertemuan antara kedua sosok tersebut merupakan upaya untuk meredam gejolak internal di Gerindra.
"Sepertinya bagi Sandi menghadap Prabowo satu-satunya solusi cerdas menyelesaikan semua kekisruhan.
Bukan berbalas pantun politik yang justru akan mempertontonkan adanya konflik internal antar elit Gerindra," jelas dia ketika dihubungi Kompas.com.
Menurut Adi Prayitno, bila dilihat dari rekam jejaknya, Sandiaga memang tidak pernah terlihat berbantah argumen politis di depan publik.
"Ia jarang bersitegang sesama koleganya," kata dia.
Adi mengatakan, publik menjadi heboh dengan pertemuan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno lantaran perdebatan yang muncul akibat dukungan dari Forum Ijtima Ulama.
"Kalau tidak ada momen Ijtima Ulama, pertemuan kedua tokoh tersebut terasa biasa-biasa saja," ujar dia.
Survei Terbaru
Dilansir dari Kompas.com, lembaga survei Indopol Survey & Consulting merilis survei popularitas calon presiden Indonesia.
Penelitian ini dilangsungkan pada 19-27 November 2021 terhadap 1.230 responden generasi Z dan milenial.
Hasilnya, nama Prabowo Subianto muncul dengan popularitas dan elektabilitas paling tinggi di kalangan generasi Z dan milenial.
Uniknya, Prabowo memiliki popularitas yang menyamai Sandiaga Uno, mantan tandemnya di Pilpres 2019 yang secara usia dan pembawaan jauh lebih muda.
"Kalau dilihat popularitas, Prabowo Subianto sudah cukup besar, di angka 92,52 persen.
Bahkan hampir sama dengan Sandiaga Uno 92,32 persen.
Sandiaga Uno ini cukup efektif pengenalan publiknya," sebut Direktur Eksekutif Indopol Survey & Consulting, Ratno Sulistiyanto, dalam rilis survey yang ditayangkan di kanal resmi YouTube Indopol Survey Channel, Minggu (19/12/2021).
Baca juga: Survei Elektabilitas Tokoh & Parpol Menuju Pilpres 2024, Prabowo Belum Aman, Demokrat Geser Golkar
Ratno menjelaskan, survei ini dilakukan dengan pengambilan sampel bertingkat acak.
Di mana jumlah responden di setiap provinsi diambil secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk Indonesia tahun 2020.
Survei kuantitatif ini memiliki margin of error sekitar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 13,58 persen juga tertinggi, melampaui Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di urutan 2 dan 3.
"Ketika kami menyodorkan nama, 23 nama dengan pertanyaan semiterbuka, generasi Z dan milenial lebih cenderung kepada Prabowo Subianto," kata Ratno.
Munculnya nama Sandiaga Uno dalam kandidat Capres 2024 bukan baru kali ini terjadi.
Sebelumnya, kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia mendeklarasikan dukungan untuk Sandiaga Uno sebagai calon presiden.
Langkah ini menimbulkan sedikit friksi di internal Partai Gerindra yang selama ini berharap agar ketua umum mereka, Prabowo Subianto, jadi usungan tunggal untuk maju di Pilpres 2024. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/prabowo-sandi-zxnksjkcjskfjis-jfio.jpg)