Jumat, 24 April 2026

Virus Corona di Kaltim

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Kalimantan Timur Belum Capai 70 Persen

Dari data yang diperoleh TribunKaltim.co, Kamis (30/12/2021) cakupan vaksinasi di Kalimantan Timur untuk dosis pertama mencapai 82 persen

Penulis: Jino Prayudi Kartono | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/JINO PRAYUDI KARTONO
Siswa menahan rasa disuntik saat ikut vaksinasi covid 19 di Aula SMPN 1, Jalan Anang Hasyim Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada 23 November 2021.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus dilaksanakan.

Dari data yang diperoleh TribunKaltim.co, Kamis (30/12/2021) cakupan vaksinasi di Kalimantan Timur untuk dosis pertama mencapai 82 persen.

Sedangkan untuk dosis kedua mencapai 60,66 persen.

Jika menilik dari data di atas ada selisih sekitar 21,34 persen antara dosis pertama dan kedua.

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, Balikpapan dan Berau Tambah Kasus Covid-19, Mahulu Zona Hijau

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, Kasus Covid-19 Bertambah 146, Satgas Ingatkan Jangan Lalai Prokes

Baca juga: UPDATE Virus Corona di Kaltim, PPKM Mikro jadi Kunci Kesuksesan Turunnya Angka Kasus Covid-19

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Masitah, Kamis (30/12/2021) mengatakan ada beberapa faktor dosis kedua masih belum mencapai target Herd Immunity 70 persen.

Faktor pertama adalah distribusi vaksin dari pusat ke daerah. Ia menyebut distribusi vaksin tergantung dari pengiriman Pemerintah pusat.

Faktor kedua adalah jenis vaksin yang disuntikkan saat dosis pertama. Ia menyebut vaksin dosis kedua tidak bisa disuntikkan sembarang vaksin.

Misalkan dosis pertama vaksin Sinovac maka dosis kedua Sinovac. Ataupun vaksin dosis pertama Astra Zeneca maka dosis kedua harus sama.

Baca juga: Masyarakat Harus Saling Melindungi untuk Cegah Penyebaran Virus Corona di Kaltim

Selain itu masing-masing vaksin memiliki rentang waktu untuk disuntikkan kembali dosis kedua.

"Kemudian setiap vaksin ada aturannya. Mau vaksin kedua karena jaraknya paling lama.Dosis kedua mesti tiga bulan. Banyak faktor kenapa belum vaksin. Belum saat itu bisa divaksin," ucap Masitah.

Untuk target vaksinasi masing-masing kelompok ditargetkan lebih dari 60 persen sampai akhir tahun 2021.

Saat ini untuk kategori lansia baru 57,35 untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua mencapai 42,79 persen.

Kemudian persentase untuk petugas pelayan publik sangat tinggi. Dosis pertama mencapai 130,70 persen.

Sedangkan dosis kedua mencapai 120,77 persen.

Kemudian vaksin untuk masyarakat rentan dan umum mencapai 65,57 persen untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua mencapai 43,05 persen.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved