Pesona Borneo

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda, Objek Wisata Baru Hadirkan Suasana dan Pengalaman Khas Dayak

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda, Objek Wisata Baru Hadirkan Suasana dan Pengalaman Khas Dayak

Penulis: Nevrianto |
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda, objek wisata baru hadirkan Suasana dan pengalaman khas Suku Dayak.

Di kawasan perbatasan Samarinda -Kabupaten Kutai Kartanegara, terdapat satu tempat pengembangan daya tarik wisata yakni Museum & Gallery Batu Cermin, di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur.

Kawasan ini berbatasan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Museum & Gallery Batu Cermin bisa dicapai dengan waktu tempuh perjalanan dari pusat kota sekitar satu jam jika tak macet.

Ketua DPC Perhimpunan Usaha Taman Rekrekasi Indonesia (PUTRI) Samarinda, Sheila Achmad dan rekan-rekannya, Aris dan Lita yang berkunjung merasa kagum dengan potensi wisata budaya Museum & Gallery Batu Cermin.

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur.
Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

"Meskipun Bapak Syaharie Jaang membangun Lamin dan Museum dengan dadakan tapi ini luar biasa sangat detail ornamen sekecil apapun dikerjakan. Ini sangat membangkitkan pariwisata representatif menghadirkan khas budaya Dayak," ujar Sheila yang saat itu disambut Kabid Pengembangan Destinasi Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata Samarinda, Agnes Gering Belawing dan Syaharie Jaang.

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur.
Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Wisatawan bisa coba pengalaman mengesankan tradisional khas Suku Dayak seperti membuat air tebu yang tak bakal ditemui wisatawan di tempat lain.

Berdasarkan informasi ASITA Samarinda, sudah ada ada 13 potensi wisata yang siap di Samarinda dan DPC PUTRI Samarinda selanjutnya Museum & Gallery Batu Cermin siap untuk jadi destinasi wisata.

Museum & Gallery Batu Cermin sudah memiliki fasilitas toilet, mushalla, tempat parkir memadai, pembenahan jalan yang sudah disemenisasi.

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur.
Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Atraksi dan kuliner dan khas juga pernah ditampilkan pada 28 November lalu berupa ritual Hudoq Kawit.

Menghadirkan ratusan Hudoq dan dikenalkan pada pengunjung.

Pemilik Museum & Gallery Batu Cermin Syaharie Jaang yang juga mantan Walikota Samarinda ingin memajukan Batu Cermin, Sempaja Samarinda Utara agar tak tertinggal dengan daerah lain.

Awalnya ia membangun lamin dan rumah berukuran 10x18 meter di lahan 1 hektare kemudian mengumpulkan suvenir tradisional hingga benda-benda koleksi seperti seragam kerja.

Ternyata berkembang menjadi museum.

Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur.
Museum & Gallery Batu Cermin Samarinda milik mantan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Terletak di Jalan Batu Cermin RT 07 Kelurahan Sempaja Utara Samarinda Kalimantan Timur. (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Selanjutnya dibangun mushalla dan toilet. Akhirnya dikembangkan menjadi objek wisata yang bisa tembus ke kawasan Tenggarong Seberang lantaran akses jalan sudah dicor semen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved