Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Berita Paser Terkini

TPID Paser Susun Road Map 2022-2024, Sekda Ingin tak Hanya Mengandalkan APBD

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Paser melakukan rapat bersama dalam persiapan program kerja 2022-2024

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Paser melakukan rapat bersama dalam persiapan program kerja 2022-2024.

Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Paser, Katsul Wijaya, didampingi Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Paser, Ina Rosana, Selasa (11/1/2022).

Pada rapat tersebut, juga dihadiri oleh Satgas Pangan Kabupaten Paser, dan Bulog Tanah Grogot.

"Setelah rampung, bakal segera direalisasikan, harapan kami, tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten, namun mesti di dukung dari pemerintah provinsi dan pusat," jelas Sekda Paser.

Baca juga: Pinjam Rp 600 M untuk Bangun Infrastruktur, Pemkab Paser Tunggu Kepastian dari Kemendagri

Baca juga: Peringati Hari Amal Bhakti, Pemkab Paser Hibahkan Lahan Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji

Baca juga: Pemkab Paser Terus Berinovasi untuk Kesuksesan Vaksinasi Covid-19 di Masyarakat

Katsul menambahkan, semua komoditas di bahas dalam rakor TPID, utamanya kebutuhan dasar seperti  beras, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan sebagainya.

Dijelaskan, pada Desember 2021 minyak goreng di Paser mengalami kenaikan, meski begitu, stoknya tidak mengalami kekurangan.

"Memang ada kenaikan harga, tapi tidak terlalu signifikan. Alhamdulillah, masih bisa dijangkau, yang dikhawatirkan itu harga naik tapi stok tidak ada," jelas Katsul.

Sementara itu, Ina mengatakan, road map meliputi kestabilan harga.

Baca juga: Pemkab Paser Alokasikan Rp 16 M untuk Bayar Ganti Rugi Lahan SMKN 3 Tanah Grogot

Mulai dari ketersediaan pasokan, kestabilan harga, kelancaran distribusi dan komunikasi publik.

"Akan kita susun dan sampaikan ke Perangkat Daerah," tegasnya.

Mengenai dana desa, kepastian 20 persen dukungan penanganan pangan dan hewan dapat digunakan untuk mendukung ketahanan pangan di desa termasuk program TPID.

Ini akan ditindaklanjuti terutama tentang edaran Bupati untuk perusahaan, dan akan berkembang ke sektor lainnya.

"Kita juga akan melakukan high level meeting dengan protokol Covid-19 yang ketat," tutup Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Paser. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved