Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

290 Jamaah Umrah Asal Kaltim Berangkat, Wajib Karantina Sehari di Asrama Haji Pondok Gede

Sebanyak 290 jamaah umrah asal Kalimantan Timur berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menuju Jakarta hari ini, Rabu (12/1/2022)

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Sebanyak 290 jamaah umrah asal Kalimantan Timur berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menuju Jakarta hari ini, Rabu (12/1/2022).TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Sebanyak 290 jamaah umrah asal Kalimantan Timur berangkat melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menuju Jakarta hari ini, Rabu (12/1/2022).

Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umroh Khusus Kemenag Kanwil Kaltim, Ahmad Munir Gawi menyebut keberangkatan Umrah kali ini merupakan yang ketiga.

Sebelumnya, sebanyak 50 jamaah Umrah asal Kaltim sudah diberangkatkan perdana pada 8 Januari lalu.

Kemudian di tanggal 10 Januari 2022 menyusul 23 jamaah.

"Karena kondisinya masih pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia mengeluarkan satu kebijakan yakni satu pintu penerbangan umrah melewati Bandara Soekarno Hatta," ujarnya.

Sebelum diberangkatkan ke tanah suci, jamaah umrah wajib menjalani satu hari karantina di Asrama Haji Pondok Gede.

Baca juga: Kepala Kemenag Kukar Minta Agen Travel Fasilitasi Keberangkatan Jamaah Umrah yang Tertunda

Baca juga: 300 Jamaah Umrah Asal Kaltim Bakal Berangkat Pekan Depan ke Makkah

Baca juga: Mulai Hari Ini, Pemerintah Kabupaten Kukar Izinkan Keberangkatan Ibadah Umrah

Di tempat itu, juga akan dilakukukan pemeriksaan administrasi dan skrining kesehatan bagi jamaah umrah.

Jamaah umrah yang sudah mendapatkan vaksin booster atau baru dua kali vaksin dari jenis vaksin apapun, juga tetap diminta untuk melaksanakan karantina sesampainya di arab saudi.

Karantina akan dilakukan selama 5 hari 4 malam di Jeddah ataupun Madinah.

Jamaah juga akan kembali melakikan pemeriksaan PCR setibanya di tanah suci.

"Begitupun saat mau pulang ke tanah air juga PCR dan mengikuti karantina selama 7 hari,” urainya.

Kemenag berharap, para jamaah umrah yang berangkat bisa mengikuti aturan protokol kesehatan (prokes) ketika di Tanah Suci.

Baca juga: Keberangkatan Jemaah Umrah Tertunda, Kemenag Balikpapan Pastikan Tak Ada Pemberangkatan di Awal 2022

Sebab, jamaah umrah akan menjadi duta asal Indonesia. Hal tersebut akan berpengaruh pada pemberian kuota jamaah umrah atau haji ke depannya.

“Untuk itulah jamaah umroh harus dalam kondisi fit dan tetap patuhi prokes dimanapun,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved