Breaking News:

OTT KPK di PPU

AGM Cairkan Rp50 Juta Genapkan Fee Proyek, Rp1 Miliar Tunai di Dalam Koper Bendahara Partai Demokrat

Tersangka KPK Abdul Gafur Masud alias AGM cairkan Rp50 Juta genapkan fee proyek, Rp1 Miliar tunai di dalam koper bendahara Partai Demokrat.

TANGKAP LAYAR
Tangkapan layar konferensi pers KPK melalui YouTube pada Kamis (13/1/2022). Tersangka KPK Abdul Gafur Masud alias AGM cairkan Rp50 Juta genapkan fee proyek, Rp1 Miliar tunai di dalam koper bendahara Partai Demokrat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap tersangka KPK, Abdul Gafur Masud alias AGM sesaat sebelum ditangkap diketahui mencairkan uang pribadi Rp50 Juta untuk genapkan fee proyek yang dikumpulkannya di Kaltim.

Uang fee yang dikumpulkan orang kepercayaannya dari para kontraktor proyek senilai Rp950 juta, akhirnya genap menjadi Rp1 Miliar.

Kala itu posisi AGM sedang berada di Jakarta bersama dengan Bendahara Partai Demokrat Balikpapan dan beberapa orang kepercayaannya.

Nah, uang tunai senilai Rp1 Miliar itu disimpan dalam koper bendahara Partai Demokrat Balikpapan, NAB yang juga dijadikan tersangka oleh KPK.

Masih belum diketahui pasti peruntukkan uang Rp1 Miliar tersebut.

Penyidik masih mendalami hal tersebut, apakah ada sangkut pautnya dengan partai politik yang melekat dengan bupati PPU, AGM tersebut.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: KRONOLOGI LENGKAP OTT Bupati PPU, Kumpulkan Fee Proyek hingga Rp950 Juta, AGM Resmi Tersangka KPK

Konstruksi perkara

Berdasarkan Keterangan pers disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata, didampingi Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

Selain AGM, ada nama tersangka lainnya yang juga merupakan kader Partai Demokrat, Nur Afifah Balqis (NAB).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved