Breaking News:

OTT KPK di PPU

Jadi Tersangka Suap, Bupati PPU Abdul Gafur Masud tak Sampaikan Maaf, Pesan AGM untuk Warga Penajam

Resmi jadi tersangka, Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Masud hanya diam saat disinggung soal minta maaf. Bukan minta maaf, ini pesan AGM

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Masud dan Plt Sekda PPU, Muliadi jelang konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis 13 Januari 2022. Resmi jadi tersangka, Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Masud hanya diam saat disinggung soal minta maaf. Bukan minta maaf, ini pesan AGM. 

TRIBUNKALTIM.CO - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) secara resmi telah menetapkan Bupati Penajam Paser Utara ( PPU ) Abdul Gafur Masud ( AGM ) sebagai tersangka

Bupati PPU yang biasa disebut AGM ini menjadi tersangka dalam perkara dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten PPU tahun 2021-2022.

Selain Bupati PPU, Abdul Gafur Masud, ada lima orang lainnya yang juga ditetapkan tersangka oleh KPK. 

Keseluruhan ada enam orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus OTT KPK di Penajam Paser Utara ini, dengan perincian, lima orang sebagai penerima suap sementara satu orang lainnya sebagai pemberi suap.

Ditemui wartawan di Gedung Merah Putih usai konferensi pers KPK, Bupati PPU, Abdul Gafur Masud tidak menyampaikan permintaan maaf.

Kepada warganya, masyarakat Penajam Paser Utara, Bupati PPU, Abdul Gafur Masud hanya berpesan untuk selalu semangat. 

Baca juga: Sosok dan Peran Nur Afifah Balqis Bendum DPC Demokrat Balikpapan, Jadi Tersangka Bareng Bupati AGM

Politisi dari Partai Demokrat ini menyampaikan hal tersebut ketika keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (14/1/2022) sekitar pukul 01.45 WIB.

"Semoga masyarakat PPU ( Penajam Paser Utara, red ) tetap semangat dan selalu dalam keberkahan Allah," kata AGM kepada awak media di Gedung KPK seperti dikutip TribunKaltim.co dari Tribunnews.com di artikel yang berjudul Tersangka Abdul Gafur Mas'ud: Semoga Masyarakat PPU Tetap Semangat & Selalu dalam Keberkahan Allah.

Tak ada pernyataan lebih lanjut dari AGM, bahkan saat diberi kesempatan oleh awak media untuk melayangkan permohonan maaf kepada masyarakat, dirinya bungkam.

Abdul Gafur Masud lebih memilih terus berjalan dan masuk ke dalam mobil yang akan membawanya ke Rutan KPK Gedung Merah Putih, untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari, guna mempermudah proses penyidikan lebih lanjut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved