Berita Nasional Terkini
KKB Papua Kirim Pesan ke Presiden Jokowi, Benny Wenda Cs Tolak WNI & Umumkan Kantor Pemerintahan
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali mengirimkan pesan ke Presiden Joko Widodo / Jokowi
Ones pun menyerukan perang melawan Operasi Damai Cartenz yang dibentuk untuk menggantikan Satgas Nemangkawi.
Ia menyebut, KNPB yang mendukung gerakan teroris KKB Papua tidak akan berhenti melawan sebelum Papua lepas dari Indonesia.
“Oleh sebab itu kami menyampaikan kepada rakyat luas agar berdiri bersama dalam barisan perlawanan melawan segelintir oligarki ini,” katanya.
Sebagai informasi, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) adalah organisasi Politik rakyat Papua dan sebuah kelompok masyarakat Papua yang berkampanye untuk kemerdekaan Negara Papua Barat.
KNPB didirikan pada Tahun 1961 dengan nama awal Komite Nasional Papua.
Baca juga: Buat 53 Anggota KKB Papua Menyerah, Operasi Satgas Nemangkawi Dihentikan, Ini Penggantinya
Kemudian pada tahun 2009 berganti nama menjadi Komite Nasional Papua Barat (KNPB).
Diketahui KNPB kerap melakukan pergerakan untuk mendukung KKB Papua. Salah satunya dengan memasok senjata api.
Selain itu, anggota KNPB pernah ditangkap karena melakukan pembunuhan terhadap warga sipil.
Salah satunya Ketua KNPB Maybrat Agus Sori yang ditangkap pada Juli 2020.
Selain itu, KNPB juga terlibat dalam penyerangan Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat pada September 2021.
Dalam serangan itu, empat prajurit TNI gugur.
Baca juga: KSAD Tanggapi Sindiran Fadli Zon Soal KKB Papua, Dudung Abdurachman: Mereka Bukan Musuh Kita
KKB Papua Tolak Disebut Teroris
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua terus melancarkan aksi propaganda di awal tahun 2022.
Di momen pergantian tahun lalu, KKB Papua di Intan Jaya melakukan provokasi dengan mengibarkan bendera bintang kejora.
Bahkan saat itu, petinggi KKB Papua bernama Undius Kogoya menyatakan siap perang melawan TNI-Polri.