Berita Nasional Terkini
KKB Papua Kirim Pesan ke Presiden Jokowi, Benny Wenda Cs Tolak WNI & Umumkan Kantor Pemerintahan
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali mengirimkan pesan ke Presiden Joko Widodo / Jokowi
Pernyataan perang terbuka itu ditandai dengan tembakan ke udara yang dilakukan anak buah Undius Kogoya.
Salah satu pentolan KKB Papua paling diburu itu pun dengan tegas menantang TNI-Polri untuk bertempur di medan perang.
Kini, provokasi kembali dilakukan KKB Papua dengan mengklaim diri mereka sebagai korban pelanggaran HAM.
Tuduhan itu dialamatkan kepada operasi militer yang dilakukan TNI-Polri.
“Kami korban pelanggaram HAM dari kekerasan militerisme Indonesia, kolonialisme Indonesia dan Imperialis dunia,” demikian bunyi pernyataan KKB Papua di wilayah Ndugama yang disebarkan melalui media sosial.
Selain itu, KKB Papua juga menolak disebut sebagai kelompok teroris.
Seperti diketahui, pemerintah Indonesia memang telah menyematkan sebutan teroris untuk KKB Papua.
Hal itu setelah terjadinya berbagai aksi teror yang memakan korban sepajang tahun 2021.
Tak hanya korban dari masyarakat sipil, tetapi juga dari prajurit TNI-Polri.
Baca juga: KKB Papua Makin Terdesak, Prajurit Marinir Gelar Latihan Perang, Tembakkan Peluru Mortir
“Kami bukan teroris,” bunyi pernyataan KKB Papua.
Dalam pernyataan itu, KKB Papua juga menyinggung soal warga yang mengungsi akibat konflik yang memanas.
KKB Papua menuduh operasi militer TNI-Polri sebagai penyebab warga harus mengungsi ke hutan.
“Kemanusiaan kami diinjak-injak dan dipunahkan begitu saja,” tulis KKB Papua.
Selain mengeluarkan pernyataan-pernyataan provokatif, KKB Papua juga makin gencar menyebar video latihan perang para prajuritnya.
Video-video itu disebarkan di berbagai media sosial, mulai dari Facebook hingga YouTube.
Salah satu video yang dipamerkan KKB Papua adalah suasana latihan perang di bawah kepemimpinan Undius Kogoya.
Dalam video itu, terlihat beberapa anggota KKB Papua mengikuti pelatihan perang di wilayah pegunungan.
Terlihat anggota KKB Papua membawa berbagai jenis senjata, mulai dari senjata tradisional hingga senjata api.
Dalam narasi video, disebutkan anggota KKB Papua di wilayah Intan Jaya siap berperang melawan TNI-Polri. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tRibunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.