Breaking News:

Berita Balikpapan Terkini

Pertamina Garap Unit RFCC Terbesar di RDMP Balikpapan Demi Dongkrak Margin Kilang

Komitmen PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) dalam mengoptimalkan performa Refinery Development Master Plan

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Budi Susilo
HO/PERTAMINA
RDMP Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. Unit RFCC yang dimiliki RDMP Balikpapan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Komitmen PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) dalam mengoptimalkan performa Refinery Development Master Plan (RDMP) dilakukan lewat pembangunan unit Residual Fluid Catlytic Cracking (RFCC) terbesar di Balikpapan.

RFCC merupakan sebuah unit yang berfungsi meningkatkan profitabilitas kilang Pertamina melalui pengolahan residu menjadi produk bernilai tinggi.

Unit yang diharapkan beroperasi di tahun 2024 ini dirancang memiliki kapasitas produksi sebesar 90.000 barrel/day.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati menjelaskan bahwa Unit RFCC memiliki fungsi yang krusial.

Baca juga: Disinyalir akibat Proyek RDMP, Sejumlah Rumah di Balikpapan Rusak, Warga Minta Ganti Untung

Baca juga: Tinjau Proyek RDMP Balikpapan dan Lawe-lawe, Pertamina Targetkan Rampung Tepat Waktu

Baca juga: Tak Kantongi Izin, Pemkab PPU Segel Pembangunan RDMP Kilang Lawe-Lawe dan Pelabuhan di Pantai Lango

Baik dalam meningkatkan profitabilitas kilang maupun menyokong ketahanan energi.

Unit RFCC dapat meningkatkan margin kilang Pertamina di Balikpapan dengan produksi bernilai tinggi antara lain Gasoline, LPG dan Propylene.

"Produk Gasoline yang dihasilkan akan memenuhi spesifikasi EURO V dan memiliki nilai oktan (RON) 92,” papar Nicke Widyawati pada siaran pers yang diterima TribunKaltim.co, Sabtu (15/1/2022). 

Lebih lanjut Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa beroperasinya RFCC akan berdampak terhadap peningkatan supply LPG dan Propylene seiring bertambahnya produksi LPG dan Propylene di kilang Balikpapan.

Selain itu, keutamaan lain RFCC adalah mengurangi atau meniadakan import HOMC sebagai komponen blending Gasoline.

Adapun fungsi RFCC telah diimplementasikan di kilang-kilang Pertamina.

Antara lain di PT KPI Refinery Unit IV Cilacap dengan kapasitas 54.000 barrel per day dan Refinery Unit VI Balongan dengan kapasitas 83.000 barrel/day.

"Dengan kapasitas 90.000 barrel per day, Unit RFCC di Balikpapan yang dikelola PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB) nantinya akan menjadi RFCC terbesar,” ujar Nicke Widyawati. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved