Anime
Mengena di Hati, Inilah Deretan Kutipan Terbaik Takemichi Hanagaki di Anime Tokyo Revengers
Berikut ini 5 kutipan Takemichi Hanagaki yang penuh semangat dan menyentuh hati dalam anime Tokyo Revengers.
TRIBUNKALTIM.CO - Para otaku tentu sudah tidak asing dengan Takemichi Hanagaki.
Takemichi Hanagaki merupakan karakter utama dalam anime Tokyo Revengers.
Serial anime Tokyo Revengers termasuk populer dan melejit tahun 2021.
Musim pertamanya telah selesai sebanyak 24 episode.
Baca juga: Tatsuhisa Suzuki Pengisi Suara Draken Tidak Terlibat dalam Tokyo Revengers Season 2, Ini Penyebabnya
Anime Tokyo Revengers bercerita tentang permasalahan geng bernama Tokyo Manji alias Toman.
Tak melulu menjadi berandalan, ternyata ada sisi lain di balik kerasnya para anggota geng yang suka berkelahi.
Bagi yang belum dan ingin mengikuti anime Tokyo Revengers, awas, artikel ini mengandung spoiler.
Berikut ini 5 kutipan Takemichi Hanagaki yang penuh semangat dan menyentuh hati dalam anime Tokyo Revengers.

1. "Berhentilah bertingkah seolah-olah kalian adalah sepasang berandalan bodoh. Lihat saja apa yang telah kalian lakukan pada semua kenangan berhargaku. Kalian egois baru saja menghancurkan semua yang pernah kucintai sejak masa kanak-kanakku."
Ketika Takemichi pertama kali berteman dengan Draken dan Mikey, mereka tidak memperlakukannya biasa saja.
Setelah Pah ditangkap, Draken dan Mikey sama-sama mengunjungi Takemichi.
Mereka mulai berkelahi satu sama lain karena pandangan yang berbeda hingga menghancurkan banyak barang Takemichi.
Akhirnya Takemichi berdiri untuk dirinya sendiri dan mengucapkan kata-kata ini.
Meskipun keadaan tampak buruk, mereka semua dapat saling memaafkan segera setelah itu, dan Draken dan Mikey mulai memperlakukan Takemichi dengan lebih baik sesudahnya.

Baca juga: Anime Tokyo Revengers Kembali Berlanjut, Bakal Adaptasi Christmas Showdown
2. "Ketika Hina meninggal tepat di depanku, aku menyadari sesuatu saat menyaksikan api berkobar. Kita harus menyerang sumbernya. Itu bisa terjadi jika aku menjadi kepala Toman di masa lalu."