Berita Kutim Terkini
Penemuan Mayat di Bengalon Kutim, Diduga Kecelakaan Tunggal Akibat Pengaruh Miras
Kepolisian mengungkap bahwa mayat laki-laki yang ditemukan di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kepolisian mengungkap bahwa mayat laki-laki yang ditemukan di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, sempat terlibat kecelakaan lalu-lintas secara tunggal.
Identitas dari mayat tersebut adalah Ramli alias Gatot, usia 45 tahun warga Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur.
Pada Minggu (16/1/2022), dini hari, Polsek Bengalon mendapatkan informasi adanya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya.
Anggota kepolisian kemudian merespon informasi tersebut dan mendatangi lokasi kecelakaan tersebut.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Semak-semak Bengalon Kutim
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat di Tower Desa Jone Paser, Diduga Dibunuh oleh Teman Sendiri
Baca juga: Identitas Mayat yang Ditemukan di Bengalon Kutim Terungkap, Diduga Kuat Tewas akibat Pengaruh Miras
"Setelah petugas kami anggota Polsek Bengalon datang, ternyata laka tunggal. Out-of-control," ujar Kapolsek Bengalon, Iptu Dedik I Prasetyo.
Ada dugaan kuat, kecelakaan tersebut terjadi akibat pengendara tidak bisa mengontrol kendaraan sehingga menabrak motor lain yang ada di pinggir jalan.
Saat petugas berada di lokasi, pengendara yang mengalami laka berada dalam posisi tertelungkup di jalanan dan diduga dalam pengaruh minuman keras.
"Nah Setelah menabrak itu, petugas datang dia masih tertelungkup di jalan. Diduga dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak bisa menguasai kendaraan," ucapnya pada TribunKaltim.co.
Petugas kemudian mengevakuasi barang bukti berupa kendaraan roda dua yang digunakan oleh pengendara tersebut.
Kendaraan ini yang selanjutnya diketahui merupakan milik tetangga dari Ramli, laki-laki yang selanjutnya ditemukan tak bernyawa.
Kapolsek Bengalon menjelaskan bahwa anggota kepolisian berupaya membawa si pengendara (Diduga kuat adalah Ramli) menggunakan mobil patroli ke Puskesmas terdekat guna mendapat perawatan medis.
"Pas mobil patroli ini mau jalan, korban ini ternyata lari. Katanya, nggak usah Pak, Saya mau buang air," ucapnya.
Sempat pihak kepolisian mencari pengendara tersebut, namun menyerah karena situasi malam gelap dan sepi di sekitar lokasi yang tertutup rumput ilalang.
Pada pukul 03.00 Wita tak lama dari kejadian tersebut, petugas kembali ke lokasi untuk melakukan patroli dan pengendara tetap tidak ditemukan.
"Kok nggak ada tanda-tanda kita bawalah mobil motor ini ke Polsek dengan harapan nanti orangnya datang atau yang punya kendaraan datang (ke Polsek)," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/desa-sepaso-ada-mayat-karena-miras.jpg)